Prajurit Yonif 733 Beri Gizi untuk Anak Krepkuri

1 week ago 19

ASMAT - Di tengah keheningan rimba Distrik Krepkuri, Kabupaten Asmat, Papua Selatan, semangat kepedulian prajurit Satgas Pamtas Mobile Yonif 733/Masariku menjelma menjadi secercah harapan bagi anak-anak di sana. Melalui inisiatif 'Masariku Peduli Gizi', mereka hadir menyajikan sepiring nutrisi yang tak ternilai harganya bagi puluhan siswa SD Rimba YPPK Yan Smit Mumugu 2 pada Selasa (18/11/2025).

Ruang kelas yang biasanya sunyi kini riuh dengan kehangatan. Para prajurit dengan sigap menyiapkan hidangan lezat: nasi hangat mengepul, lauk pauk bergizi, sayuran segar yang kaya vitamin, dan segelas susu. Bagi anak-anak Krepkuri, menu sederhana ini adalah sebuah kemewahan, sebuah anugerah yang mampu mengusir rasa lapar dan menumbuhkan semangat belajar.

“Kami ingin memastikan anak-anak di perbatasan mendapatkan asupan gizi yang baik untuk mendukung proses belajar mereka, ” ujar Dansatgas Yonif 733/Masariku, Letkol Inf Julius Jongen Matakena.

“Masa depan cerah berawal dari tubuh yang sehat. Dengan gizi cukup, mereka bisa belajar dengan semangat, ” tambahnya, menunjukkan betapa pentingnya peran nutrisi dalam membentuk generasi penerus yang unggul.

Tak hanya berhenti pada sajian makanan, personel TNI yang bertugas juga meluangkan waktu untuk memberikan edukasi sederhana namun krusial. Mereka berbagi pengetahuan tentang pentingnya gizi seimbang dan menjaga kebersihan diri, bekal berharga bagi anak-anak yang tumbuh di lingkungan terpencil.

Patris Wanimbo, salah seorang guru di SD Rimba, tak kuasa menahan haru saat mengungkapkan apresiasinya. “Program ini sangat membantu kebutuhan gizi siswa kami. Melihat anak-anak makan dengan lahap, itu kebahagiaan luar biasa. Prajurit TNI bukan hanya menjaga perbatasan, tapi juga menjaga masa depan anak-anak kami, ” ungkapnya dengan suara bergetar, menggambarkan betapa program ini menyentuh hati.

Dukungan moral tak kalah penting datang dari Panglima Komando Operasi Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, yang memuji inisiatif ini sebagai wujud nyata tugas kemanusiaan TNI. “Menjaga kedaulatan memang tugas utama TNI, tetapi kepedulian terhadap rakyat adalah napas kami, ” tegas Mayjen Lucky.

“Program seperti ‘Masariku Peduli Gizi’ menunjukkan bahwa prajurit hadir bukan hanya sebagai pelindung, tetapi juga penggerak kesejahteraan bagi masyarakat Papua, ” lanjutnya, menegaskan komitmen TNI untuk hadir di tengah rakyat.

Kehadiran prajurit Yonif 733/Masariku di Distrik Krepkuri bukan sekadar menjalankan tugas keamanan, tetapi lebih dari itu, mereka menanamkan benih harapan dan membangun masa depan melalui sentuhan kepedulian yang tulus. Semua dimulai dari sepiring gizi, sebuah langkah kecil yang mampu membawa perubahan besar bagi anak-anak di ujung rimba Papua.

(jurnalis)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |