Jakarta -
Waketum PAN Saleh Partaonan Daulay menilai wajar Presiden Prabowo Subianto menyinggung kelompok tidak mau kerja sama membangun bangsa. Saleh mengatakan Prabowo mau mengajak semua pihak ikut berpartisipasi.
"Kita ambil positifnya. Saya melihat Prabowo ingin mengajak semua pihak untuk terlibat dan berpartisipasi. Karena itu, Prabowo ingin agar mereka yang mengkritik juga ikut membantu. Apa pun bidang dan keahliannya, semua diajak," kata Saleh saat dihubungi, Kamis (9/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menyampaikan Prabowo sadar bahwa membangun Indonesia tidak mudah. Banyak sektor, kata dia, yang perlu dikerjakan bersama pihak lain.
"Prabowo sadar betul bahwa membangun Indonesia tidak mudah. Ada banyak hal yang bisa dia sentuh dan kerjakan, tetapi banyak juga yang harus membutuhkan kerja sama dengan pihak lain. Pada titik inilah Prabowo berharap semuanya ikut," ucap dia.
Kemudian, Saleh menyebut Prabowo juga tidak antikritik. Namun, Prabowo, lanjut dia, mau pengkritik itu juga ikut membantu membangun bangsa.
"Soal kritik, saya kira itu biasa ya. Prabowo itu orang lama di militer dan politik. Kritik, saran, dan masukan itu sudah pasti langganan. Sampai sekarang, itu juga masih ada. Nah, Prabowo maunya semua yang mengkritik juga ikut berbuat dan bekerja sama," ujarnya.
Saleh pun berharap situasi dan kondisi dijaga agar tetap teduh dan tidak gaduh. Kalau ada kritik dan masukan, kata dia, bisa disampaikan melalui jalur yang benar.
"Ada banyak jalur yang bisa dilalui. Selain lewat KSP, bisa juga melalui seluruh kementerian yang ada. Jika ada yang berurusan dengan hukum, bisa disampaikan ke APH," tutur Ketua Komisi VII DPR ini.
Pernyataan Prabowo
Sebelumnya, dalam rapat kerja pemerintah di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4), Presiden Prabowo Subianto menyinggung fenomena adanya kelompok yang tidak mau bekerja sama dengan pemerintah, tapi tetap aktif melontarkan kritik. Prabowo menegaskan pemerintah tetap berjalan dan fokus melayani rakyat meski menghadapi kritik.
Dalam arahannya, Prabowo mengaku telah mempelajari laporan-laporan dari anak buahnya yang menunjukkan kondisi nasional saat ini masih relatif aman dan stabil. Meskipun, situasi geopolitik di Timur Tengah memanas.
"Saya telah mempelajari data-data angka dan dalam kesempatan ini adalah kesempatan yang baik, setelah saya mempelajari angka-angka dan dapat laporan dari menteri-menteri saya ternyata kondisi kita cukup aman," kata Prabowo.
Prabowo pun lantas menyinggung munculnya kritik dari kelompok-kelompok tertentu terhadap pemerintahannya. Prabowo mengaku tak masalah jika ada kelompok tertentu tidak mau bekerja sama dengan pemerintah.
"Memang ada satu fenomena yang kita rasakan bersama bahwa ada kelompok-kelompok di masyarakat, saudara-saudara kita juga, keluarga besar NKRI juga yang mempunyai suatu sikap yang bisa dikatakan sangat tidak mau kerja sama. Kita hormati, kita tidak ada masalah," ujarnya.
Tonton juga video "Prabowo akan Tutup 13 PLTD: Bisa Hemat 200 Ribu Barel Per Hari"
(maa/dek)

















































