PUNCAK - Di tengah selimut kabut dingin yang memeluk pegunungan Puncak, Kabupaten Puncak, Papua, Pos Agandugume dari Satgas Yonif 142/Ksatria Jaya menjadi mercusuar harapan bagi masyarakat yang kekurangan akses layanan kesehatan memadai. Jarak yang jauh dan kondisi medan yang sulit tak menyurutkan semangat warga untuk berjuang demi kesehatan mereka, menjadikan kehadiran para prajurit sebagai tumpuan utama. Rabu (19/11/2025).
Sejak fajar menyingsing, langkah-langkah kaki warga terdengar beriringan menembus udara pagi yang menusuk, menuju pos yang mereka percaya. Di sana, para prajurit menyambut dengan hangat, siap memberikan sentuhan penyembuhan. Pemeriksaan kesehatan dilakukan dengan penuh ketelitian, obat-obatan diberikan sesuai anjuran, dan setiap penanganan dilandasi pendekatan yang mengutamakan kemanusiaan.
“Setiap warga yang datang meminta pertolongan adalah tanggung jawab kami. Menolong rakyat bukan sekadar tugas, tetapi kehormatan bagi setiap prajurit, ” tegas Komandan Pos Agandugume, Lettu Inf M. Randa, menggarisbawahi komitmen Satgas untuk selalu berada di sisi masyarakat dalam kesulitan.
Keharuan tergambar jelas di wajah seorang ibu yang datang membawa anaknya yang demam. Ia tak kuasa menahan air mata bahagia saat menerima obat dan perawatan yang dibutuhkan. “Terima kasih… TNI selalu bantu kami. Kami senang sekali, ” ucapnya lirih, sebuah ungkapan tulus yang menyentuh hati.
Ketua adat Agandugume, Yulianus Telenggen, turut menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian tak henti dari para prajurit. “Pos TNI di sini sudah seperti saudara bagi kami. Kalau ada yang sakit, mereka cepat bantu. Kami percaya karena mereka selalu ada untuk masyarakat, ” ujarnya, menggambarkan ikatan kuat yang telah terjalin.
Melalui pelayanan kesehatan yang rutin ini, jalinan emosional antara Satgas dan warga semakin menguat, melampaui sekadar tugas menjaga perbatasan. Para prajurit tidak hanya menjalankan fungsi keamanan, tetapi juga menjelma menjadi sahabat setulus hati dan penolong yang hadir di tengah keterbatasan.
Satgas Yonif 142/Ksatria Jaya menegaskan tekadnya untuk terus memberikan pelayanan kemanusiaan tanpa henti bagi masyarakat Agandugume, sebagai wujud pengabdian tulus di tanah Papua. Di tengah dinginnya pegunungan dan tantangan akses, prajurit Ksatria Jaya menyalakan api harapan, menumbuhkan rasa aman, dan mengukuhkan kepercayaan di hati masyarakat—sebuah dedikasi luar biasa yang melampaui panggilan tugas militer.
(jurnalis)

















































