CILACAP – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Besi Nusakambangan, Muda Husni, mendampingi mantan Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), Adi Sujatno, dalam kegiatan pengarahan kepada pegawai Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang tengah menjalani masa pembinaan lanjutan di Nusakambangan, pada Kamis (13/11/2025).
Kegiatan ini bertujuan memperkuat integritas, disiplin, dan semangat pengabdian para pegawai sebagai bagian dari pembinaan karakter dan profesionalisme aparatur negara. Dalam kesempatan tersebut, Kalapas Besi juga turut mendampingi Adi Sujatno dalam kunjungan ke Lapas Karanganyar Nusakambangan, salah satu lapas berkeamanan tinggi (high risk).

Kalapas Besi, Muda Husni, menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan arahan dari Adi Sujatno yang dinilai memberikan inspirasi bagi para peserta pembinaan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kembali semangat pengabdian dan memperkuat nilai-nilai dasar ASN, terutama integritas dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah negara. Pengalaman beliau menjadi pembelajaran penting bagi generasi penerus di lingkungan Imigrasi dan Pemasyarakatan, ” ujarnya.
Sementara itu, Adi Sujatno menegaskan bahwa pembinaan lanjutan bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi momentum refleksi dan penguatan jati diri pegawai.
“Pegawai pemasyarakatan dan imigrasi harus memiliki karakter kuat, loyalitas tinggi, serta semangat melayani dengan hati. Nusakambangan adalah tempat terbaik untuk menempa kembali nilai-nilai itu, ” ungkapnya.
Salah satu peserta pembinaan lanjutan, Naufal Raihan, mengaku mendapatkan banyak pelajaran berharga dari kegiatan tersebut.
“Kami sangat termotivasi dengan pengalaman dan pesan yang disampaikan Pak Adi. Kegiatan ini membuka wawasan kami tentang arti tanggung jawab, disiplin, dan pentingnya menjaga integritas sebagai pegawai. Semoga semangat ini bisa kami bawa kembali ke tempat tugas masing-masing, ” tuturnya dengan antusias.
Melalui kegiatan ini, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia yang berintegritas, profesional, dan berkarakter, sebagai garda terdepan dalam pelayanan publik serta penegakan hukum yang humanis dan berkeadilan.
(Humas Lapas Besi)

















































