Pelayanan Kesehatan Satgas Yonif 500/Sikatan Bawa Harapan di Agisiga

2 weeks ago 7

INTAN JAYA - Di pelosok Agisiga yang sunyi, di antara megahnya pegunungan Papua, hadir secercah harapan yang dibawa oleh para prajurit perkasa dari Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 500/Sikatan. Tim mereka yang tergabung dalam Titik Kuat (TK) Titigi, di bawah komando Sertu Jafar, tak gentar menerjang medan berat demi memberikan sentuhan kasih melalui pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat Kampung Debagepa, Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah pada Kamis (13/11/2025).

Kabar mengenai Marinus Duwitau, seorang warga lansia yang terbaring sakit di kakinya hingga tak mampu beranjak untuk berobat, sampai ke telinga para prajurit. Tanpa pikir panjang, tim medis Satgas segera bergerak, menembus rintangan alam demi memberikan pertolongan langsung di kediaman Marinus.

"Pelayanan kesehatan ini bukan sekadar tugas, melainkan wujud tulus dari kepedulian kami sebagai sesama anak bangsa. Kami ingin TNI benar-benar hadir membawa perubahan positif bagi masyarakat yang terpencil dari jangkauan fasilitas kesehatan, " ungkap Kapten Inf. Yosman D. Imbiri, Komandan TK Titigi Satgas Yonif 500/Sikatan, dengan sorot mata penuh keyakinan.

Setibanya di rumah sederhana Marinus, tim medis dengan sigap melakukan perawatan luka di kaki sang lansia, dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan menyeluruh. Tak lupa, mereka berbagi ilmu mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan demi kesehatan yang optimal.

Momen itu terasa begitu hangat dan penuh keakraban. Anak-anak kampung takjub menyaksikan para prajurit TNI beraksi, sementara warga lainnya menyaksikan dengan rasa syukur dan kekaguman yang mendalam.

"Bapak-bapak TNI rela datang jauh-jauh untuk membantu kami. Saya sangat bahagia dan berterima kasih banyak, " tutur Marinus Duwitau, matanya berkaca-kaca haru sembari menggenggam erat tangan salah seorang prajurit yang membantunya.

Apresiasi senada juga datang dari Kepala Kampung Debagepa, Yonas Tigi. Ia menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas perhatian dan kepedulian prajurit TNI terhadap warga di wilayah yang jarang tersentuh fasilitas.

"Kami merasa diperhatikan sungguh-sungguh. Dulu, untuk berobat kami harus menempuh perjalanan jauh. Kini, TNI datang langsung ke kampung kami. Ini adalah bukti nyata bahwa TNI begitu menyayangi rakyat Papua, " ujar Yonas dengan nada bangga.

Bagi Satgas Yonif 500/Sikatan, kegiatan ini lebih dari sekadar misi kemanusiaan biasa. Ini adalah upaya nyata untuk mempererat tali persaudaraan yang kuat antara aparat dan masyarakat, terutama di wilayah yang terkadang dilanda gejolak.

"Kami hadir tidak hanya untuk menjaga kedaulatan negeri, tetapi juga untuk menjaga denyut kehidupan. Karena keamanan sejati terlahir dari hubungan yang harmonis antara rakyat dan TNI, " tegas Kapten Inf. Yosman D. Imbiri, menegaskan komitmennya.

Prajurit "Sikatan" memang telah lama dikenal akan kiprahnya yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial di daerah penugasan mereka. Mulai dari pengobatan gratis, penyuluhan kesehatan yang mencerahkan, hingga turut serta dalam pembangunan fasilitas publik, semuanya dilakukan dengan hati yang tulus.

Kehadiran Satgas Yonif 500/Sikatan di pedalaman Agisiga menjadi saksi bisu bahwa TNI dan rakyat adalah satu kesatuan yang tak terpisahkan, saling menguatkan dalam membangun negeri. Pelayanan kesehatan gratis ini semakin mengukuhkan bahwa kehadiran para prajurit di Tanah Papua bukan hanya sebagai benteng penjaga kedaulatan, melainkan juga sebagai penjaga kehidupan, pembawa kasih, dan penabur harapan.

Kegiatan tersebut berjalan dengan aman, lancar, dan diselimuti kehangatan persaudaraan, meninggalkan jejak mendalam bahwa di balik seragam loreng yang gagah, tersimpan hati tulus yang senantiasa siap melayani.

(PERS)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |