Jakarta - Polres Bogor berkontribusi aktif dalam keberhasilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui program pelayanan publik maraton selama 100 jam nonstop. Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 ini berlangsung selama lima hari berturut-turut, mulai 18 hingga 22 Mei 2026.
Sebagai salah satu instansi vertikal utama yang terlibat, Polres Bogor menyiagakan personelnya siang dan malam di gerai pelayanan publik terpadu guna memberikan kepastian dan kemudahan akses bagi masyarakat Kabupaten Bogor yang memiliki keterbatasan waktu pada jam kerja normal. Selama jalannya operasional 100 jam nonstop tersebut, Polres Bogor mencatat telah melayani ratusan warga dengan rincian.
Adapun rincian pelayan yang diberikan yakni Pelayanan SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) sebanyak 421 orang pemohon, pelayanan SPKT (Surat Keterangan Tanda Lapor Kehilangan/SKTLH) sebanyak 95 orang warga dilayani, dan perpanjangan SIM A dan C sebanyak 161 Orang.
Foto: Polres Bogor raih rekor MURI setelah 100 jam nonstop layani masyarakat (Dok.Istimewa)
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menyampaikan keterlibatan jajarannya dalam pemecahan rekor MURI ini merupakan bentuk nyata komitmen Smart Policing dan pelayanan prima yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat urban di daerah penyangga Ibu Kota.
"Banyak warga Kabupaten Bogor yang bekerja di Jakarta dan baru tiba di rumah pada malam hari. Melalui momentum 100 jam nonstop ini, kami hadir memberikan fleksibilitas waktu. Pengurusan SKCK dan laporan kehilangan di SPKT tetap kami layani dengan kualitas terbaik meski sudah lewat tengah malam," ujar AKBP Wikha Ardilestanto dalam keterangannya, Sabtu (23/5/2026).
(maa/idh)


















































