Mudik Lebaran 2026, Polda Banten Sekat Kendaraan di Cilegon Timur

5 hours ago 2

Serang -

Polda Banten membangun pos penyekatan mudik di Cilegon Timur. Petugas akan mengatur jenis kendaraan dan pelabuhan mana yang harus dituju.

Kapolda Banten Irjen Hengki mengecek pembangunan pos penyekatan di Cilegon Timur pada Rabu (11/3/2026). Hengki meninjau pembangunan pos yang akan digunakan pada masa Operasi Ketupat Maung 2026 pada 13–25 Maret 2026.

"Nantinya, penyekatan akan dialihkan di Cilegon Timur. Mulai pukul 15.00 WIB, kendaraan golongan 5B dan 6B akan diarahkan oleh petugas menuju Pelabuhan Ciwandan, sedangkan kendaraan sumbu tiga atau golongan 7, 8, dan 9 akan diarahkan menuju Pelabuhan BBJ. Sedangkan di Merak untuk pejalan kaki, mobil pribadi maupun bus," ujar Hengki.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hengki menyampaikan telah menyiapkan pos terpadu, pos pengamanan, hingga pos kesehatan. Pos-pos tersebut dibuat untuk melayani pemudik yang melintas.

"Kami juga menyiapkan 6 pos terpadu, 39 pos pengamanan, 10 pos pelayanan, 2 pos SAR, serta pos kesehatan dan lokasi tempat ibadah," jelasnya.

Hengki pun mengecek fasilitas pendukung di Pelabuhan Ciwandan dan Pelabuhan Merak. Dalam kunjungan tersebut, Hengki didampingi GM Pelabuhan Merak Umar Imran Batubara, GM Pelabuhan Pelindo Ciwandan Benny Ariady, serta Pejabat Utama Polda Banten.

Di Pelabuhan Pelindo Ciwandan telah disediakan 12 lajur untuk kendaraan roda dua, dengan kapasitas masing-masing lajur sebanyak 400 kendaraan.

"Total kapasitas mencapai sekitar 4.800 hingga 5.000 kendaraan roda dua. Untuk kendaraan golongan 5B dan 6B, kapasitasnya sekitar 400 hingga 500 kendaraan. Sehingga ketika kapal sandar dan pintu dibuka, kendaraan sudah siap masuk karena tiketnya telah diambil sebelumnya. Nantinya, fasilitas juga akan dilengkapi oleh ASDP berupa tenda untuk loket tiket dengan sistem tap elektronik, area UMKM, toilet portabel," tambahnya.

Hengki mengimbau para pemudik agar mematikan mesin kendaraan saat menunggu kapal demi kenyamanan dan kesehatan bersama. "Kami mengimbau para pemudik roda dua agar tetap berada di tenda sambil menunggu giliran naik ke kapal. Selain itu, mesin kendaraan sebaiknya dimatikan sementara waktu guna menghindari paparan gas CO (karbon monoksida) yang dapat berdampak kurang baik bagi kesehatan," katanya.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan bahwa masyarakat juga dapat menitipkan kendaraan di polda, polres, dan polsek.

"Masyarakat juga dapat menitipkan kendaraan di polda, polres, dan polsek secara gratis. Silakan tunjukkan bukti kepemilikan kendaraan, dan kami akan memberikan tanda terima sebagai bukti penitipan. Kami sediakan untuk memberikan rasa aman bagi para pemudik yang meninggalkan kendaraannya," katanya.

Simak juga Video 'Kakorlantas Rapat Bareng Pakar Transportasi Matangkan Operasi Ketupat 2026':

(aik/idn)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |