Cilacap -
Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto atau Titiek Soeharto nampak semringah saat masuk peternakan ayam di Lapas Terbuka, Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah (Jateng). Ia mengatakan memanen telur ayam adalah hal menyenangkan.
Pantauan detikcom di lokasi, Sabtu (20/6/2026), Titiek meminta wadah telur kepada pihak lapas. Tangan kirinya memegang wadah berwarna kuning tersebut, lalu tangan kanan cekatan mengambil telur-telur di mulut kandang.
"Menyenangkan panen telur di Nusakambangan," ungkap Titiek.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengambil sekitar 8 butir telur. Ia lalu menanyakan jenis telur yang dihasilkan dari peternakan ayam ini.
"Ini yang omega ya?" tanyanya kepada salah satu pegawai lapas.
"Yang omega yang (kandangnya) ada tanda oranyenya, Bu," jawab pegawai lapas kepada Titiek.
Ia lalu memberi selamat kepada Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto, karena dinilai berhasil membudidayakan ayam petelur. "Selamat ya Pak Menteri," ucap dia kepada Menteri Agus yang turut mendampingi.
Usai melihat peternakan ayam, masih di area yang sama, Titiek meninjau peternakan bebek.
Peternakan unggas petelur di Nusakambangan berada di sejumlah lapas, yakni Lapas Terbuka, Permisan dan Nirbaya. Total populasi unggas mencakup ayam petelur di Lapas Terbuka sebanyak 4.277 ekor. Dari kandang tersebut, telur yang dipanen perhari mencapau 2.800 butir.
Sementara populasi bebek petelur di peternakan Nusakambangan mencapai 2.208 ekor, dan mampu menghasilkan 500 butir perhari.
Telur-telur yang dihasilkan dijual ke vendor bahan makanan lapas se-Nusakambangan, pasar lokal Cilacap, hingga Hotel Aston Cilacap.
Foto: Peternakan di Lapas Terbuka, Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. (Audrey-detikcom)
Ia berkeliling Nusakambangan dengan didampingi Menteri Agus, Dirjenpas Mashudi, dan Direktur Jenderal Imigrasi (Dirjenim) Hendarsam Marantoko.
Nusakambangan Kini
Transformasi Nusakambangan merupakan ide yang dicanangkan Menteri Agus setelah dirinya dilantik Prabowo. Di masa transisi Ditjenpas dari Kementerian Hukum dan HAM ke Kemenimipas, Menteri Agus menerima laporan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tentang banyak aset milik Kemenimipas yang berstatus lahan tidur atau idle.
Oleh sebab itu, Menteri Agus berupaya menghidupkan kembali lahan tidur dengan membangun balai latihan kerja (BLK), agar para napi memiliki kegiatan pengembangan diri. Tujuannya, keterampilan yang didapat di BLK menjadi bekal saat mereka bebas dari penjara, dan tak kembali melakukan kejahatan.
Prasarana pelatihan dan pengembangan keterampilan untuk napi yang telah berdiri di Nusakambangan di antaranya workshop batako dan paving block berbahan dasar material fly ash bottom ash (FABA), BLK konveksi; BLK pengolahan pupuk organik; budidaya ikan Sidat; pengolahan sampah.
Budidaya ikan Nila, Lele dan Bawal; tambak udang Vaname; peternakan sapi, domba dan unggas; BLK pelintingan rokok: BLK produksi Mocaf hingga budidaya anggrek pun turut dikembangkan di sini.
(aud/idh)
















































