Mensesneg: Penanganan Karhutla di 4 Provinsi Sumatera Sudah Terkendali

6 hours ago 5

Palembang -

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Provinsi Riau dan Sumatera Selatan (Sumsel) untuk memastikan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berjalan tepat dan cepat. Pras mengatakan penanganan karhutla di empat provinsi Sumatera sudah terkendali.

"Sekali lagi ini dalam rangka beliau ingin memastikan mengenai penanganan karhutla yang terjadi baik di Pulau Kalimantan mau pun di Sumatera, dan alhamdulillah tadi 2 kali rapat koordinasi yang terakhir juga sambung Zoom meeting dengan Forkompinda Jambi maupun Lampung," kata Pras di Posko Karhutla Sumsel, Palembang, Senin (24/8/2026).

Di Palembang, Prabowo turut melakukan teleconference dengan jajaran Forkopimda Lampung dan Jambi. Dari laporan keempat wilayah tersebut, diketahui bahwa penanganan karhutla terkendali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Alhamdulillah kalau untuk di Pulau Sumatera 4 provinsi relatif sudah terkendali beberapa dilaporkan sudah tidak ada titik api tetapi memang masih ada asap yang terus apa namanya muncul, karena ini kan ada lahan gambut ada juga tadi dilaporkan ada batu bara juga di wilayah-wilayah di terutama di Sumatra," ujar Pras.

Namun, kata Pras, dalam rapat Prabowo fokus bertanya mengenai sumber daya yang masih dibutuhkan untuk menuntaskan masalah karhutla. Meski kini luas karhutla sudah mengecil, Prabowo tetap mengirimkan peralatan tambahan kepada empat provinsi tersebut.

"Kemudian juga Bapak Presiden mengapresiasi karena Forkompinda baik di Riau dan di Sumsel dianggap Bapak Presiden telah banyak melakukan langkah-langkah prefentif dan antisipatif yang luar biasa termasuk memberikan edukasi dan bersama-sama yang tadi ada satu quote yang bagus sejak awal adalah bergotong royong bersama-sama dengan seluruh masyarakat pelaku usaha, pemilik perkebunan untuk bersama-sama mengantisipasi sejak di awal tahun," jelas Pras.

"Karena memang El Nino tahun ini diprediksi cukup kuat sehingga sejak awal tahun memang bersama-sama untuk mengantisipasi untuk supaya mengurangi perilaku-perilaku atau kegiatan-kegiatan yang dapat menimbulkan kebakaran baik hutan dan lahan," imbuhnya.

(rfs/ygs)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |