Korban Labrak Tindakan Pelecehan di KRL Bogor-Kota, Pelaku Diburu Lewat CCTV

1 week ago 6
Jakarta -

Kasus pelecehan seksual kembali terjadi di kereta rel listrik (KRL). Seorang perempuan melabrak pria terduga pelaku pelecehan.

Peristiwa itu direkam korban dan videonya viral di media sosial (medsos). Korban merekam video untuk mendapatkan bukti terkait pelecehan seksual yang dilakukan pelaku.

Peristiwa itu terjadi di KRL relasi Bogor-Jakarta Kota pada Senin (9/3) sekitar pukul 06.30 WIB. Korban menceritakan saat itu kondisi KRL sedang padat penumpang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menyebut pelaku melakukan pelecehan dengan menggesek area sensitif, meraba pinggul dan bokong, hingga tangan masuk ke dalam baju. Korban akhirnya melabrak pelaku sambil merekam video.

Namun, dalam video, pelaku membantah melakukan pelecehan seksual. Pelaku berpura-pura tidak tahu atas kasus pelecehan seksual yang terjadi. Korban terdengar menangis tak lama setelah melabrak pelaku.

KCI Cari Pelaku

KAI Commuter Indonesia (KCI) menyatakan turut prihatin atas tindak kekerasan seksual yang terjadi pada Senin (9/3) pukul 06.30 WIB di dalam Commuter Line. Public Relations Manager KCI, Leza Arlan, menegaskan pihaknya tidak akan menoleransi segala bentuk tindakan kekerasan seksual yang terjadi baik di dalam KRL ataupun di stasiun.

KCI akan memasukkan ciri-ciri sosok pelaku ke dalam sistem CCTV yang mereka punya. Nantinya, jika pelaku terdeteksi, CCTV akan memberi notifikasi kepada petugas lapangan.

"Berdasarkan laporan yang diterima, saat ini petugas kami sedang melakukan penelusuran melalui CCTV dan konfirmasi dengan korban, untuk selanjutnya akan dimasukkan ke dalam data base CCTV analytic yang mana CCTV ini dapat mendeteksi wajah terduga pelaku yang melakukan tindakan kriminalitas," kata Leza, Selasa (10/3/2026).

KCI akan mendampingi korban untuk melaporkan dan menyerahkan pelaku ke pihak yang berwajib guna melanjutkan proses hukum. "KAI Commuter juga akan memberikan pendampingan kepada korban secara psikologis, untuk menguatkan korban," tambahnya.

Sebagai komitmen kami dalam memberikan layanan prima dan rasa aman kepada seluruh pengguna, KAI Commuter akan membantu penuh dan berpihak pada korban setiap adanya tindakan kriminalitas di lingkungan Commuter Line khususnya tindakan kekerasan seksual.

"KAI Commuter mengimbau kepada seluruh pengguna untuk peduli pada situasi sekitar saat menggunakan Commuter Line, berani bertindak, berani speak up atau dapat melaporkan segala bentuk kekerasan seksual kepada petugas, melalui call center 021-121, maupun media sosial resmi KAI Commuter," tutur Leza.

Lihat juga Video: Jadi Pelaku Pelecehan, Mahasiswa Undip Dikeroyok Teman Sekampus

(jbr/dhn)


Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |