Jakarta - Prajurit TNI memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat pedalaman Papua Tengah. Layanan kesehatan serentak dilaksanakan di beberapa wilayah Papua.
"Pelayanan kesehatan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI untuk terus hadir membantu mengatasi kesulitan rakyat di daerah penugasan. Dia menyebut, masyarakat sekitar sangat antusias dengan kehadiran prajurit TNI di wilayahnya," kata Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Teritorial Brigjen TNI Stefie Jantje Nuhujanan, Sabtu (9/5/2026).
Layanan kesehatan diberikan prajurit TNI dari beberapa batalyon yang berada di bawah Komando Operasi TNI Habema sebagai kepedulian terhadap masyarakat di wilayah pelosok Papua. Mereka menjangkau warga di tengah keterbatasan akses layanan di Papua Tengah, Selasa (5/5).
Layanan kesehatan digelar serentak di Wangbe, Oksibil, Dugume, Quary Bawah, dan Hitadipat. Tim tenaga kesehatan (nakes) ini berasal dari Yonif 732, Yonif 753, Yonif 613, Yonif 300, dan Satgas Teritorial.
Tim tenaga kesehatan yang merupakan prajurit TNI langsung mendatangi kampung-kampung dan permukiman warga guna memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang selama ini kesulitan mengakses fasilitas medis.
"Pelayanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan umum, konsultasi medis, tindakan preventif, dan edukasi kesehatan bagi seluruh masyarakat di pelosok Papua," ujarnya.
Kegiatan tersebut pun disambut antusias masyarakat dengan memanfaatkan kesempatan untuk memeriksa kesehatan, pengobatan secara langsung, dan informasi tentang hidup sehat.
Dansatgas Teritorial memastikan, upaya-upaya seperti itu akan terus dilakukan agar masyarakat Papua tetap bisa mendapatkan fasilitas kesehatan dan merasa aman dengan keberadaan TNI.
"Aksi ini menjadi bukti nyata bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat bukan sekadar semboyan, melainkan wujud kehadiran negara hingga ke pelosok negeri," ucapnya.
Sementara itu, Kapuspen TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah menyampaikan, layanan kesehatan yang dilaksanakan prajurit Koops TNI Habema merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat Papua, khususnya di wilayah pelosok yang memiliki keterbatasan akses medis.
"Melalui layanan kesehatan ini, TNI ingin membantu masyarakat mendapatkan pemeriksaan, pengobatan, dan edukasi kesehatan secara langsung, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat di pelosok Papua," ujar Kapuspen. (jbr/jbr)
















































