Konten Pocong Bikin Resah, 3 Remaja di Jember Diamankan

2 hours ago 2

Jember - Heboh video penampakan pocong hingga meresahkan warga Jember, Jawa Timur. Tiga remaja yang menjadi dalang video viral itu kini ditangkap polisi.

Ketiga pelaku berinisial RA (21), MA (19), dan FR (19), warga Kecamatan Patrang, Jember. Ketiganya masih harus menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Jember.

"Polisi berharap siapa pun agar tidak menyebar hoax kepada masyarakat hingga membuat resah dan ketakutan. Yang tentunya akan berakibat pada aktivitas masyarakat sehari-hari bakal terganggu," kata Kasat Binmas Polres Jember, AKP Agus Yudi Kurniawan, dilansir detikJatim, Senin (25/5/2026).

Sementara itu, Kanit Pidum Satreskrim Polres Jember Ipda Andry Yunni Prasetiyo mengonfirmasi bahwa ketiganya ditangkap pada Sabtu (23/5) malam. Penangkapan dilakukan setelah konten manipulasi ketiga pelaku viral dan menjadi pembicaraan luas di platform TikTok dan Instagram.

"Media sosial belakangan ini ramai dengan unggahan netizen terkait video penampakan pocong yang meresahkan masyarakat," ungkapnya.

Hasil pemeriksaan awal, Andry mengungkapkan bahwa motif ketiga remaja tersebut murni karena keisengan demi menaikkan keterlibatan (engagement) di media sosial mereka.

"Tujuan awal mereka sebenarnya hanya untuk iseng, jahil, dan menakut-nakuti demi mengikuti tren agar viral," ujarnya.

Namun candaan tersebut dinilai salah momentum. Pasalnya, situasi kamtibmas di Jember belakangan ini sedang sensitif akibat isu kriminalitas jalanan.

"Karena saat ini isu begal dan curanmor sedang merebak, masyarakat mengaitkan keisengan tersebut dengan modus kejahatan baru," paparnya.

3 Remaja Diamankan Buntut Konten Pocong yang Bikin Resah Warga Jember

Heboh video penampakan pocong hingga meresahkan warga Jember, Jawa Timur. Tiga orang remaja yang menjadi dalang video viral itu kini diamankan polisi.

Ketiga pelaku berinisial RA (21), MA (19), dan FR (19), warga Kecamatan Patrang, Jember. Ketiganya masih harus menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Jember.

"Polisi berharap siapa pun agar tidak menyebar hoax kepada masyarakat hingga membuat resah dan ketakutan. Yang tentunya akan berakibat pada aktivitas masyarakat sehari-hari bakal terganggu," kata Kasat Binmas Polres Jember, AKP Agus Yudi Kurniawan, dilansir detikJatim, Senin (25/5/2026).

Sementara itu, Kanit Pidum Satreskrim Polres Jember Ipda Andry Yunni Prasetiyo mengonfirmasi bahwa ketiganya ditangkap pada Sabtu (23/5) malam. Penangkapan dilakukan setelah konten manipulasi ketiga pelaku viral dan menjadi pembicaraan luas di platform TikTok dan Instagram.

"Media sosial belakangan ini ramai dengan unggahan netizen terkait video penampakan pocong yang meresahkan masyarakat," ungkapnya.

Hasil pemeriksaan awal, Andry mengungkapkan bahwa motif ketiga remaja tersebut murni karena keisengan demi menaikkan keterlibatan (engagement) di media sosial mereka.

"Tujuan awal mereka sebenarnya hanya untuk iseng, jahil, dan menakut-nakuti demi mengikuti tren agar viral," ujarnya.

Namun candaan tersebut dinilai salah momentum. Pasalnya, situasi kamtibmas di Jember belakangan ini sedang sensitif akibat isu kriminalitas jalanan.

"Karena saat ini isu begal dan curanmor sedang merebak, masyarakat mengaitkan keisengan tersebut dengan modus kejahatan baru," paparnya.

Baca selengkapnya di sini.

Saksikan Live DetikSore:

(idh/dhn)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |