Kemenag Siap Kirimkan Imam dan Santri Berprestasi Program Beasiswa ke Turki

2 hours ago 4

loading...

Staf Khusus Menteri Agama Gugun Gumilar melakukan pertemuan dengan Duta Besar Turki untuk Indonesia, Talip Kucukcan di Masjid Istiqlal, Jakarta, Minggu (8/2/2026). Foto/Dok. SindoNews

JAKARTA - Staf Khusus Menteri Agama Gugun Gumilar melakukan pertemuan dengan Duta Besar Turki untuk Indonesia, Talip Kucukcan. Mereka membahas penguatan kerja sama di bidang pendidikan Keagamaan dan pengembangan sumber daya manusia di Masjid Istiqlal, Jakarta, Minggu (8/2/2026).

Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda strategis. Di antaranya persiapan pengiriman beasiswa ke Turki untuk jenjang S1, S2, dan S3, pengiriman santri tahfiz Al-Qur’an , serta pengiriman imam Indonesia ke Turki. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas pendidikan Islam dan pertukaran keilmuan antarnegara. Baca juga: Ini 5 Madrasah Tertua di Indonesia, Pelopor Pendidikan Islam Modern di Nusantara

Gugun Gumilar mengatakan, pertemuan ini juga merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Khususnya dalam bidang pendidikan Islam dan riset.

“Pertemuan ini merupakan langkah konkret untuk menindaklanjuti MoU antara Presiden Prabowo dan Presiden Erdogan, terutama dalam penguatan pendidikan Islam dan kerja sama riset. Kami ingin memastikan implementasi kerja sama ini berjalan terarah dan memberikan manfaat nyata,” katanya.

Selain itu, pula peluang kerja sama dengan Yayasan Toplum Vakfi dalam rangka pengembangan program pendidikan agama. Termasuk peningkatan kualitas pembelajaran, pertukaran akademik, serta penguatan nilai-nilai keislaman moderat.

“Kerja sama dengan Yayasan Toplum Vakfi menjadi bagian penting dalam memperluas jejaring pendidikan agama. Kami melihat potensi besar untuk kolaborasi yang berkelanjutan, baik dalam pengembangan kurikulum maupun peningkatan kapasitas pendidik dan peserta didik,” tambahnya. Baca juga: Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa 18 Februari 2026, Kemenag Sidang Isbat 17 Februari

Gugun menegaskan Kementerian Agama berkomitmen mendorong kolaborasi internasional yang selaras dengan kebutuhan umat dan penguatan peran Indonesia dalam pengembangan pendidikan Islam di tingkat global. Hasil pertemuan ini akan ditindaklanjuti melalui koordinasi teknis antarinstansi serta penyusunan program bersama agar kerja sama Indonesia–Turki di bidang pendidikan agama dan riset dapat segera direalisasikan.

(poe)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |