Kapolri: Puncak Arus Balik Terlewati, Anggota Siaga hingga Akhir KRYD

9 hours ago 6

Lampung -

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan bahwa puncak arus balik Lebaran 2026 telah terlewati. Meski demikian, Jenderal Sigit menegaskan seluruh personel tetap siaga di lapangan untuk mengawal sisa pemudik hingga masa Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) berakhir pada 29 Maret.

Hal ini disampaikan Kapolri usai meninjau langsung situasi di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Sabtu (28/3/2026). Dalam peninjauan tersebut, Kapolri didampingi Menhub Dudy Purwagandhi dan Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho.

Berdasarkan data Jasa Marga, pada 11 hingga 27 Maret 2026, jumlah kendaraan keluar Jakarta melalui 4 gerbang tol utama (Cikampek Utama, Kalihurip Utama, Cikupa, dan Ciawi) sebanyak 2.946.891 kendaraan. Ini naik 20,49% dibandingkan volume lalu lintas harian normal yakni 2.445.732 kendaraan), serta naik 1,82% dibandingkan Lebaran 2025 sebanyak 2.894.164 kendaraan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan jumlah kendaraan yang masuk Jakarta melalui 4 gerbang tol utama sebanyak 2.561.629 kendaraan. Naik 7,70% dibandingkan volume lalu lintas harian normal sebanyak 2.378.425 kendaraan, serta turun -1,88% dibandingkan Lebaran 2025 yakni 2.610.698 kendaraan.

"Sehingga masih tersisa 385.262 (kendaraan) atau 13,7 persen. Artinya secara umum kita melihat bahwa Puncak arus balik sudah kita lewati dan tinggal 13,07 persen lagi yang harus kita hadapi. Mudah-mudahan ini semua bisa terus kita jaga dan kita kelola sehingga semua masyarakat yang melaksanakan mudik dan balik bisa menikmati perjalanannya dan sampai di rumah masing-masing dengan selamat," jelas Kapolri.

Meski Operasi Ketupat 2026 telah resmi berakhir pada Kamis (26/3) lalu, Polri melanjutkan pengamanan melalui masa KRYD yang berlangsung hingga Minggu, 29 Maret 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan pemudik gelombang kedua tetap terlayani dengan baik.

Selain kelancaran arus, Kapolri juga menyoroti penurunan angka kecelakaan lalu lintas. Jenderal Sigit mengungkapkan bahwa angka fatalitas atau korban meninggal dunia tahun ini turun drastis dibandingkan tahun sebelumnya.

Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi, Operasi Ketupat 2026 terdapat 3.039 kecelakaan lalu lintas. Ini menurun 257 kasus atau 7,8% dibandingkan 3.296 kasus pada Operasi Ketupat 2025. Selain itu, jumlah korban meninggal dunia sebanyak 265 orang. Ini menurun 112 orang atau -29,71% dibandingkan tahun sebelumnya yaitu 377 orang.

Jenderal Sigit mengucapkan terima kasih kepada seluruh petugas di lapangan yang bekerja keras mengamankan arus mudik dan balik 2026. Dia juga mengapresiasi sinergi dan kolaborasi seluruh stakeholder dalam mewujudkan mudik aman, nyaman sesuai tagline mudik 2026 'Mudik Aman, Keluarga Bahagia'.

Jenderal Sigit berpesan agar para pemudik yang sedang melewati arus balik agar mempersiapkan diri dengan baik. Manfaatkan seluruh pos pelayanan dan pengamanan yang disediakan. Istirahat jika lelah atau mengantuk agar tiba di rumah dengan selamat.

"Tentunya saya juga berterima kasih kepada masyarakat dan juga seluruh anggota yang tahun ini bisa menjaga agar angka kecelakaan khususnya terkait dengan fatalitas ini bisa kita kurangi," kata Jenderal Sigit.

(hri/eva)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |