Jumhur Minta Pengusaha Ikut Perhatikan Lingkungan, Termasuk Kondisi Warga

1 day ago 9

Jakarta -

Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat meminta para pengusaha, khususnya yang berada di daerah-daerah, ikut menjaga lingkungan. Jumhur juga meminta para pengusaha memperhatikan kondisi masyarakat setempat.

Awalnya, Jumhur menyampaikan bahwa dalam pelestarian lingkungan, daerah bersama masyarakatnya tentu memiliki pemahaman terhadap daerahnya masing-masing. Karena itu, menurut dia, ketika ada pengusaha yang ingin mendirikan usaha di suatu daerah, harus paham untuk ikut menjaga lingkungan dan melihat kondisi masyarakat.

"Saya ingin menyampaikan di sini, bagi siapa pun yang justru ingin mengembangkan sayap usahanya di daerah dan sebagainya pesan saya adalah satu tadi, bagaimana mereka yang datang ke satu tempat kemudian berusaha apalagi berhubungan dengan kaitannya lingkungan di sana, maka pelajari, pelajari dengan matang untuk melakukan persiapan sosial atau sosial integrasi," ungkap Jumhur di sela kegiatan puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Buperta Cibubur, Jakarta Timur, Sabtu (6/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jumhur mengatakan, ketika pengusaha lebih dulu memperhatikan lingkungan sekitar sebelum mendirikan usaha, maka tidak akan ada warga yang menderita kerusakan lingkungan akibat usaha yang didirikan.

"Sehingga dalam proses pembangunan itu, tidak boleh lagi ada orang yang merasa tergusur atau digusur. Nah ini (menggusur warga) harus sudah mulai kita tinggalkan," terang Jumhur.

Terlebih, kata dia, pengusaha juga bisa memanfaatkan sumber daya manusia di daerah tersebut untuk dilibatkan dalam usaha yang akan didirikan. Hal ini, menurutnya, akan menambah penghasilan bagi masyarakat setempat.

"Jangan mendatangkan orang dari luar semata-mata dan kemudian yang orang lokalnya malah tertinggal. Jadi saya rasa itu penting, social integration, social preparation, persiapan sosial, integrasi sosial dalam bisnis terutama yang terkait dengan lingkungan," ungkap Jumhur.

"Jadi pastikan mereka yang didatangi oleh investor di daerah itu punya kemakmuran yang berlipat-lipat, bukan kemakmuran yang justru menurun, ini yang nggak boleh," pungkasnya.

(kuf/idh)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |