Ditpolairud Polda Metro Usut Kapal Basarnas Terbakar di Jakut

1 day ago 8
Jakarta -

Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya menyelidiki peristiwa kebakaran kapal milik Basarnas, KN SAR Ramawijaya, di Galangan Muara Baru, Jakarta Utara (Jakut). Pemeriksaan sejumlah saksi dan olah TKP dilakukan petugas.

"Tim telah mengamankan TKP, memeriksa para saksi, dan akan berkoordinasi dengan Tim Identifikasi Polda Metro Jaya guna melakukan olah TKP secara menyeluruh," ujar Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Metro Jaya, AKBP Ardhie Demastyo, kepada wartawan, Kamis (23/7/2026).

Dalam penyelidikan yang dilakukan, penyidik juga akan mendalami prosedur pekerjaan perbaikan kapal sebelum kebakaran terjadi. Penyidik juga memeriksa seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Seluruh fakta dan keterangan saksi akan kami dalami untuk mengetahui penyebab kebakaran secara objektif. Apabila nantinya ditemukan unsur kelalaian maupun pelanggaran hukum, tentu akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku," ungkapnya.

Dugaan Munculnya Titik Api

Ardhie menyampaikan, berdasarkan informasi sementara yang diperoleh, sumber api diduga berasal dari kamar anak buah kapal (ABK). Posisi kamar ABK berada di lambung kiri kapal.

"Hasil interogasi sementara terhadap sejumlah pekerja di lokasi menyebutkan bahwa sekitar pukul 19.00 WIB, seorang pekerja bernama Eko yang sedang melakukan pekerjaan penyambungan plat kapal (replating) melihat percikan api dari area kamar ABK," terang Ardhie.

"Temuan tersebut segera diberitahukan kepada pekerja lainnya untuk dilakukan upaya pemadaman awal," lanjutnya.

Ditpolairud Polda Metro Jaya menyelidiki peristiwa kebakaran kapal milik Basarnas, KN SAR Ramawijaya, di Galangan Muara Baru, Jakarta Utara. (dok Ist)Penyidik mendalami prosedur pekerjaan perbaikan kapal sebelum kebakaran terjadi dan memeriksa seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. (dok Ist)

Dugaan sementara, lanjut Ardhie, percikan api berasal dari aktivitas penyambungan plat kapal. Aktivitas perbaikan kapal diketahui berlangsung setiap hari, mulai pukul 08.00 WIB hingga 21.00 WIB.

"Dugaan sementara, percikan api berasal dari aktivitas penyambungan pelat kapal yang dilakukan di sekitar kamar ABK. Di dalam ruangan tersebut juga terdapat sejumlah peralatan kerja, seperti mesin las dan gerinda. Para pekerja diketahui melaksanakan pekerjaan berdasarkan surat perintah kerja (SPK) dari PT Proskuneo," imbuh dia.

Kapal Basarnas Terbakar

Diketahui, satu unit kapal terbakar di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara. Kapal yang terbakar tersebut diketahui milik Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).

Pejabat humas kantor SAR Jakarta, Ramli Prasetio, mengonfirmasi kapal yang terbakar adalah KN SAR Ramawijaya 240. Kapal tersebut terbakar saat menjalani perawatan atau docking tahunan di galangan kapal PT Proskuneo Kadarusman.

"Kapal yang terbakar milik Basarnas Mentawai," kata Ramli dilansir Antara, Rabu (22/7).

Untuk menangani kebakaran itu, sebanyak 20 unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gultarmat) DKI Jakarta dikerahkan ke lokasi. Selain itu, proses pemadaman didukung oleh personel rescue Kantor SAR Jakarta dari Pos SAR Kepulauan Seribu.

Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Desiana Kartika Bahari, memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

"Tidak ada korban dalam peristiwa kebakaran tersebut, baik dari ABK yang sedang melakukan pengawasan maupun pegawai dari perusahaan docking kapal," kata Desiana.

(kuf/jbr)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |