loading...
Membeli mobil baru sekarang tidak berhenti di showroom. Kaca film dan pelapis pelindung cat sudah masuk daftar belanja wajib. Foto: JKIND
ICE BSD - Dulu kaca film dan Paint Protection Film (PPF) dianggap tambahan. Sekarang keduanya jadi bagian dari keputusan membeli mobil, sejajar dengan asuransi dan aksesori keselamatan.
PT Jaya Kreasi Indonesia (JKIND) menangkap pergeseran ini dan merayakannya dengan cara konkret: kembali menjadi sponsor Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, tepat di usia perusahaan yang ke-25.
Kenapa Kaca Film dan PPF Jadi Tren Baru Konsumen Mobil
Alasannya sederhana: iklim tropis dan jalan Indonesia keras terhadap mobil. Panas matahari mempercepat kerusakan interior dan membuat AC bekerja lebih berat. Kerikil, aspal kasar, dan parkir sembarangan mempercepat baret di cat. Dua masalah ini yang dijawab kaca film dan PPF.
Fungsi kaca film bukan cuma soal tampilan gelap. Kaca film yang baik menahan panas matahari (thermal rejection) sehingga kabin lebih sejuk dan AC lebih hemat kerja. Kaca film juga menyaring sinar ultraviolet, yang berkaitan langsung dengan risiko penuaan dini dan kanker kulit bagi pengemudi yang lama di jalan.
PPF punya tugas berbeda. Ia melapisi cat body dan kadang interior, menahan goresan dari kerikil, ranting, atau kuku saat cuci mobil. Untuk pemilik yang menjaga nilai jual kembali (resale value), PPF adalah investasi, bukan pengeluaran.
25 Tahun JKIND, Momentum di GIIAS 2026

JKIND adalah distributor dan aplikator kaca film otomotif serta arsitektural, juga PPF, yang berdiri sejak 2001. Tahun ini usianya genap 25 tahun.
Perusahaan ini kembali hadir sebagai sponsor GIIAS 2026, yang berlangsung 30 Juli hingga 9 Agustus 2026 di ICE BSD.
"Perjalanan 25 tahun ini adalah bukti dari kepercayaan mendalam yang diberikan oleh masyarakat, mitra bisnis, dan jaringan dealer resmi kami di seluruh Indonesia," kata Herrys, National Sales & Marketing Manager PT Jaya Kreasi Indonesia. Ia menyebut kehadiran di GIIAS 2026 sebagai bentuk apresiasi langsung kepada konsumen, bukan sekadar pameran produk.
Di booth JKIND, pengunjung bisa membuktikan langsung performa penolakan panas kaca film LLumar dan CPF1, sekaligus konsultasi soal perlindungan bodi kendaraan lewat PPF Duratect.
Tiga Brand, Tiga Peran Berbeda
JKIND tidak menjual satu produk untuk semua kebutuhan. Ada tiga brand dengan posisi pasar berbeda.
1. LLumar: Standar Premium dari Pabrik Terbesar di Dunia
LLumar adalah produk Eastman Chemical Company, berpusat di Kingsport, Tennessee, Amerika Serikat. Pabriknya di Martinsville, Virginia, diklaim sebagai pabrik kaca film terbesar di dunia, dengan kapasitas produksi lebih dari 28 juta meter persegi kaca film per tahun. Produk ini direkomendasikan Skin Cancer Foundation karena kemampuannya menahan sinar ultraviolet, yang berkaitan dengan pencegahan penuaan dini dan kanker kulit. Garansi kaca film LLumar berlaku 7 tahun.
2. CPF1: House Brand yang Sudah Jadi Pemasok OEM Sejak 2002

CPF1 adalah house brand JKIND, dengan sumber pabrik di Amerika Serikat. Sejak 2002, CPF1 dipercaya sebagai pemasok kaca film OEM untuk sejumlah ATPM di Indonesia.
















































