Di Depan Guru Besar, Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi 250

4 hours ago 4

Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto berbicara tentang BUMN yang sudah overhead hingga berdampak pada duit negara. Dia mengatakan pemerintah tengah mengevaluasi hingga menutup BUMN secara besar-besaran dalam rangka efisiensi uang milik rakyat.

Hal itu disampaikan Prabowo di hadapan para guru besar dalam penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia 2026 di JCC, Senayan, Jakarta, Minggu (28/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prabowo mulanya membacakan salah satu usulan dari daftar pertanyaan yang disampaikan guru besar, yakni mengenai alokasi dana riset perguruan tinggi dari sebagian laba BUMN.

"Tiap BUMN mengalokasikan sebagian laba mereka untuk riset ya, inovasi. Ini bagus ya, usul. Masalahnya, BUMN ini ada labanya nggak? Sekarang mulai ada? Terima kasih Danantara, ya, terima kasih. Satu tahun ini sudah mulai ada laba, ya," kata Prabowo.

Prabowo menyebut tak sedikit BUMN yang tidak untung tapi negara tetap menggaji direksi hingga komisarisnya. Dia menegaskan pemerintahannya sedang menertibkan BUMN tersebut.

"Masalahnya kemarin ini BUMN-BUMN ini, ya kita sudah tahulah, ya, sudah lama jadi orang Indonesia saudara sudah mengerti. Ini sedang kita bersihkan, sedang kita tertibkan," ujarnya.

Prabowo kemudian menanyakan kepada Kepala BP BUMN Dony Oskaria ihwal efisiensi BUMN yang dapat dilakukan pemerintah. Dia menyebut nantinya BUMN dapat dipangkas hingga sisa 250 perusahaan.

"Dari 1.000 lebih BUMN sekarang kita sudah tutup lebih dari 200. Nantinya kita akan bikin tinggal 300-lah. Gimana, Pak Dony? Ujungnya kita bisa berapa BUMN? Ujungnya nanti 250?" tanya Prabowo disambut anggukan oleh Dony.

"Bayangkan, lebih dari 750 kita tutup. 750 dirut, 750 direksi kali 4 atau kali 5. 750 komisaris, dikali 10. Overhead-nya kayak apa, gajinya kayak apa. Saudara-saudara, ini uang rakyat semua. Perusahaan tidak untung hanya bayar overhead," lanjut Prabowo.

Simak juga Video: Prabowo Siapkan BUMN Ekspor untuk Komoditas Strategis

(fca/gbr)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |