Jakarta -
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memastikan perjalanan arus mudik 2026 aman dan terkendali. Menurutnya, hal itu karena pihaknya terus memperkuat koordinasi lintas sektor.
Pemantauan mencakup seluruh moda transportasi, mulai dari darat, laut, udara, hingga perkeretaapian. Selain menerima paparan dari jajaran Kementerian Perhubungan, AHY juga berkomunikasi langsung dengan petugas di lapangan melalui sambungan virtual di sejumlah daerah.
"Terkait transportasi darat, saya berkomunikasi dengan rekan-rekan di Aceh. Untuk sektor laut dengan KSOP Batam, Kepulauan Riau. Sektor udara dengan Bandara Juanda di Surabaya, dan perkeretaapian dengan petugas di Semarang," kata AHY dalam keterangan tertulis, Kamis (19/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal tersebut diungkapkan olehnya saat memantau langsung kondisi transportasi nasional dari Command Center Kementerian Perhubungan, Selasa (17/3).
Berdasarkan pemantauan tersebut, penyelenggaraan transportasi selama masa mudik Lebaran berjalan sesuai rencana dan masih dalam kendali pemerintah.
"Secara umum, pelaksanaan transportasi mudik berjalan sesuai rencana. Meskipun terdapat dinamika di lapangan, kondisinya tetap terkendali," ujar AHY.
Dia menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga arus mudik tetap aman, lancar, dan selamat bagi seluruh masyarakat.
"Semangat kita menghadirkan arus mudik yang aman, lancar, dan selamat harus terus dijaga," ungkapnya.
Selain memastikan kesiapan sarana dan prasarana, pemerintah juga menghadirkan berbagai kebijakan untuk meringankan biaya perjalanan masyarakat. Kebijakan tersebut meliputi penurunan tarif jalan tol hingga 30 persen, diskon tiket pesawat domestik kelas ekonomi hingga 18 persen, serta potongan harga tiket kapal laut dan kereta api hingga 30 persen.
Ia mengatakan pihaknya akan terus memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga, sekaligus memantau perkembangan di lapangan guna memastikan kelancaran arus mudik hingga arus balik Lebaran. AHY juga mengapresiasi peran media dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat serta membuka ruang masukan dari berbagai pihak.
"Kami mohon masukan dari lapangan dapat disampaikan, sehingga bisa menjadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan pada situasi tertentu," tutupnya.
Kunjungan ini turut dihadiri Wakil Menteri Perhubungan RI Komjen Pol (Purn) Drs. Suntana, Sekretaris Jenderal Ir. Arif Toha Tjahjagama, Inspektur Jenderal Kemenhub Djarot Tri Wardiono, Dirjen Perhubungan Udara Ir. Lukman F. Laisa, Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Ernita Titis Dewi, Deputi Bidang Konektivitas Odo R. M. Manuhutu, Staf Khusus Menteri Agust Jovan Latuconsina, Sigit Raditya, Herzaky Mahendra Putra, Irjen Pol Arif Rachman, dan Merry Riana.
Simak juga Video 'Stasiun Pasar Senen Mulai Dipadati Pemudik':
(prf/ega)

















































