BNPP Kerahkan 6 Ekskavator, Bersihkan Jalan Pasca Banjir Aceh

7 hours ago 2

Jakarta -

Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI mengerahkan alat berat untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak banjir bandang di Provinsi Aceh. Fokus penanganan diarahkan pada pembersihan akses jalan utama yang tertutup lumpur dan pasir di Kabupaten Pidie Jaya, Bireuen, dan Aceh Tamiang.

Sekretaris BNPP RI Komjen Pol. Makhruzi Rahman mengatakan, alat berat berupa ekskavator dan dump truck diturunkan guna mempercepat normalisasi jalur transportasi yang menjadi jalur vital aktivitas warga.

"Kami menurunkan ekskavator dan dump truck untuk membantu percepatan pembersihan jalan-jalan umum yang masih tertutup lumpur dan pasir, sehingga aktivitas masyarakat bisa kembali berjalan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (11/3/2926).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain menggunakan alat berat, pembersihan juga dilakukan melalui skema cash for work atau padat karya tunai. Melalui skema ini, masyarakat setempat dilibatkan langsung dalam kegiatan pemulihan seperti membersihkan puing dan lumpur, memperbaiki fasilitas umum, hingga menata lingkungan yang rusak akibat bencana.

Makhruzi menjelaskan bahwa program tersebut merupakan gagasan dari Menteri Dalam Negeri selaku Kepala BNPP RI sekaligus Kepala Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera Tito Karnavian agar rehabilitasi pasca peristiwa berjalan efektif sekaligus berdampak bagi ekonomi masyarakat.

"Dengan padat karya tunai, selain akses jalan segera bersih, masyarakat juga mendapatkan kesempatan kerja sementara yang membantu pemulihan kehidupan sehari-hari," katanya.

Ia menyebut warga terdampak tidak hanya menjadi penerima bantuan, tetapi juga memperoleh penghasilan dari pekerjaan yang mereka lakukan dalam proses pemulihan wilayah.

Adapun pembersihan lumpur dengan alat berat telah dilakukan di Gampong Mancang dan Gampong Dayah Usen, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya. Di Kabupaten Bireuen, kegiatan berlangsung di Desa Kubu, Kecamatan Peusangan Bineh Krueng, sedangkan di Kabupaten Aceh Tamiang dilakukan di Desa Lando, Kecamatan Rantau.

Setiap kabupaten menerima dukungan dua unit ekskavator dan dua unit dump truck. Secara keseluruhan, BNPP RI mengerahkan enam ekskavator dan enam dump truck untuk mendukung percepatan pembersihan akses jalan di tiga kabupaten tersebut.

Lebih lanjut, Makhruzi juga menyebut dirinya turun langsung ke lapangan sejak Sabtu (7/3) di Pidie Jaya dan Bireuen untuk mengidentifikasi kebutuhan serta memetakan titik prioritas pembersihan. Ia menegaskan bahwa pembersihan akses jalan umum menjadi fokus utama BNPP RI pada tahap percepatan pemulihan ini.

"Hasil pengamatan kami, masih banyak jalan yang sulit dilalui masyarakat akibat timbunan lumpur pasca banjir. Ini menjadi prioritas karena menyangkut mobilitas dan aktivitas ekonomi warga," tutupnya.

Dengan mengoptimalkan penggunaan alat berat serta melibatkan masyarakat melalui skema padat karya tunai, BNPP RI berharap akses jalan utama dapat segera kembali beroperasi. Langkah ini diyakini mampu memperlancar mobilitas warga, menggerakkan kembali ekonomi lokal, serta menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat di wilayah terdampak.

Lihat juga Video: Polres Gayo Lues-Brimob Polda Aceh Bersihkan Lumpur dan Material Kayu Sisa Banjir

(ega/ega)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |