Polisi mengungkap ulah barbar penjual mi ayam di Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar), berinisial AK (23) yang menganiaya wanita open booking online (BO), K (18), hingga tewas di kiosnya. Pelaku mencekik hingga menyeret korban.
Kasi Humas Polres Metro Bekasi AKP Aliyani mengatakan korban K bertemu di kios mi ayam milik pelaku AK untuk berhubungan badan. Saat itu terjadi kesepakatan pembayaran Rp 250 ribu, tapi pelaku hanya membayar Rp 50 ribu.
"Akhirnya korban menolak kemudian terjadi cekcok dan korban sempat teriak sehingga pelaku panik dan mencekik korban di bagian leher, kemudian menyeret korban hingga korban mengeluarkan darah dari hidung," kata Aliyani saat dihubungi, Selasa (15/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi pelaku itu sempat ketahuan warga lantaran teriakan korban. Warga pun mendobrak warung mi ayam dan mengamankan pelaku.
"Mendengar teriakan tersebut, kemudian seseorang yang mengantar korban langsung mendobrak pintu belakang warung. Akhirnya terjadi keributan di dalam warung kemudian masyarakat datang kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Babelan dan Call Center 110," jelasnya.
Polisi mengungkap ulah barbar penjual mi ayam di Babelan, Bekasi, yang menganiaya wanita open booking online (BO), K (18), hingga tewas di kiosnya. (dok Ist)
Korban sempat dilarikan ke rumahnya sakit tapi nahas dinyatakan meninggal dunia. Pelaku AK saat ini sudah diamankan dan jadi ditahan. Dia dijerat Pasal 458 KUHP ayat (1) dan/atau Pasal 466 ayat (3) KUHP dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.
Korban Hamil 7 Bulan
Polisi mengungkap kondisi wanita berinisial K (18) yang tewas akibat dianiaya di warung mi ayam kawasan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar). Korban ternyata sedang dalam kondisi hamil 7 bulan.
"Dari keterangan dokter di Rumah Sakit Ananda, korban dinyatakan hamil 7 bulan. Setelah dilaksanakan autopsi di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, di dalam rahim korban ditemukan anak yang berusia 7 bulan," kata Kanit Reskrim Polsek Babelan AKP Syafwardi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, korban meninggal dunia karena cekikan di lehernya. Janin dalam kandungan korban juga meninggal dunia.
"Jenis kelamin anak yang ada di kandungan korban adalah perempuan. Pada saat dilaksanakan proses pemeriksaan oleh dokter, dinyatakan anak sudah meninggal dunia pada saat orang tuanya meninggal dunia," jelasnya.
Lihat juga Video: Terungkap Motif Pembunuhan Wanita Hamil saat Open BO di Palembang
(wnv/jbr)


















































