Ciamis - Senin, 27 November 2026, menjadi langkah serius Desa Cigayam, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, dalam memerangi ancaman stunting. Aula Desa Cigayam yang penuh semangat menjadi saksi gelaran penting bertajuk 'Rembug Stunting Tahun 2026'. Acara ini bukan sekadar pertemuan, melainkan sebuah komitmen kolektif untuk menciptakan generasi penerus yang sehat dan bebas dari jerat stunting.
Agenda krusial ini digagas dengan tujuan utama yang menyentuh hati: mengatasi dan menurunkan angka stunting di Desa Cigayam. Kehadiran berbagai elemen masyarakat, mulai dari aparatur desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, PKK, BPD, hingga warga, mencerminkan kesadaran bersama akan pentingnya investasi kesehatan bagi masa depan anak-anak desa.
Serda Sandriyadi, Babinsa Desa Cigayam, turut menyuarakan keprihatinannya sekaligus tekadnya. "Kita tidak bisa tinggal diam melihat anak-anak kita berisiko mengalami stunting. Ini adalah masa depan kita semua, dan upaya bersama adalah kunci utama, " ujarnya dengan nada penuh keyakinan.
Pertemuan ini dihadiri oleh Camat Kecamatan Banjaranyar, Ari Angga Rianto S.Kep.Ners.MM, yang menekankan pentingnya sinergi. Turut hadir pula Kapus Kecamatan Banjaranyar, Dr. Dini Kinkin, Kepala Desa Cigayam, Tohaji S.Ag, Bidan Desa Cigayam, Nemi Maryani Am.Keb, serta para Ketua BPK, PKK, BPD, MUI, dan seluruh unsur RT/RW desa setempat. Antusiasme warga yang hadir menunjukkan bahwa isu stunting telah merasuk ke dalam kesadaran kolektif masyarakat Cigayam.
Kapten Inf Sarman Wadanramil 1317/Banjarsari turut memberikan pandangannya, menekankan bahwa penanganan stunting memerlukan pendekatan komprehensif dan berkelanjutan. Dukungan dari unsur TNI AD melalui Babinsa menunjukkan betapa pentingnya isu ini di mata pemerintah.
Mayor Inf Haris Diana S.E., Danramil 1317/Banjarsari, menegaskan kembali komitmen TNI dalam mendukung program-program kesehatan masyarakat, termasuk pemberantasan stunting. "Kami siap bersinergi dan memberikan dukungan penuh demi tercapainya desa yang sehat dan bebas stunting, " tegasnya.
Rembug Stunting di Desa Cigayam ini adalah bukti nyata bahwa kepedulian terhadap kesehatan anak tidak mengenal batas. Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi yang kuat, Desa Cigayam optimis dapat mencapai target penurunan stunting di tahun 2026.(PERS)


















































