Ponorogo -
Empat bocah ditemukan tewas di sebuah jurang di Dusun Sidowayah, Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Keempat bocah tersebut pertama kali ditemukan oleh orang tua salah satu korban.
Salah satu tetangga korban, Sumaji, mengungkap awal mula keempat korban tersebut ditemukan oleh orang tuanya. Bermula kita orang tua mereka mencari anak-anak tersebut karena tidak kunjung pulang saat bermain.
"Yang menemukan itu orang tua anaknya. Dua masih mengapung, dua lainnya masih di dalam begitu," ujar Sumaji, dilansir dari detikJatim, Sabtu (7/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keempat bocah terdiri dari tiga anak perempuan berinisial JN (7), AP (4), SK (4) dan anak laki-laki bernama Alwi (4). Para korban ditemukan tewas di lokasi pada Jumat, 6 Januari 2026 siang.
"Ditemukan jam 11 sebelum Jumatan. Orang tuanya mencari karena memang main tapi ndak pulang. Tahu-tahu di sini," paparnya.
Perangkat Desa Sidoharjo, Suwarto, menjelaskan, lokasi kejadian berada di bawah bukit dan jurang, masuk wilayah Dukuh Sidowayah, Desa Sidoharjo.
"Jaraknya sekitar 500 meter dari rumah warga," kata Suwarto, Jumat (6/2).
Menurutnya, kedung tersebut bukan sungai dan tidak ada aliran air. Kedung hanya berupa jurangan dengan tebing di sisi kanan dan kiri. Kedalaman kedung diperkirakan mencapai 150 sentimeter.
"Ndak dalam sebetulnya. Bukan sungai, juga nggak ngalir, nggak lebar, cuma jurangan. Kanan kiri tebing. Kedalamannya sekitar 150 cm," ujarnya.
Polisi Lakukan Olah TKP
Terpisah, Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo mengatakan, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab peristiwa tersebut.
"Yang jelas memang kecelakaan murni," kata Andin.
Baca selengkapnya di sini.
(mea/mea)


















































