Andra Soni Cek Perbaikan Jalan Desa di Lebak, Dukung Produktivitas Petani

8 hours ago 3

Jakarta -

Gubernur Banten Andra Soni mengecek proyek Jalan Desa Luwuk-Grewel di Desa Karyajaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten. Jalan itu menjadi akses untuk sekitar 200 hektare sawah.

Dalam pengecekan itu, Andra Soni didampingi Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya pada Jumat (27/2/2026). Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) itu memiliki panjang 2,9 kilometer dan lebar 3 meter serta didanai oleh APBD Provinsi Banten.

Andra bersama Hasbi meninjau jalan beton yang sebelumnya merupakan jalan rusak. Andra pun berjalan di jalan desa yang berada di tengah hamparan sawah tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Andra menyampaikan bahwa pembangunan jalan desa diarahkan untuk mendukung produktivitas petani. Menurutnya, sebelum jalan dibangun, petani harus mengeluarkan biaya angkut hasil panen sekitar Rp 10 ribu per karung.

"Dengan kondisi jalan yang sekarang sudah baik, petani tidak perlu lagi mengeluarkan biaya angkut. Mereka bisa membawa sendiri hasil panennya," kata Andra.

Menurut Andra, pengurangan biaya produksi tersebut berdampak langsung pada peningkatan pendapatan petani. Ia menegaskan Pemprov Banten akan terus mendorong pembangunan jalan desa.

"Mudah-mudahan keuangan provinsi semakin baik sehingga pembangunan jalan desa bisa kita tingkatkan," ucapnya.

Pada tahun anggaran 2026, program Bang Andra di Kabupaten Lebak membangun 11 ruas jalan dengan prioritas pada jalan-jalan yang berkaitan langsung dengan ketahanan pangan dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Ketua RT Kampung Ranca, Desa Karyajaya, Uswani (50), mengatakan kondisi jalan sebelumnya rusak parah sehingga petani harus menggunakan jasa panggul untuk mengangkut hasil panen.

"Sekarang jalannya sudah bagus, petani tidak lagi dibebani biaya angkut. Semua bisa dibawa sendiri," ujarnya.

Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya menyebut terdapat sekitar 200 hektare sawah di Desa Karyajaya. Petani sangat bergantung pada akses jalan tersebut.

"Setelah jalan dibangun, petani tidak perlu lagi mengeluarkan biaya mobilisasi gabah kering panen. Ini sangat mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Lebak," kata Hasbi.

(aik/fas)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |