YAHUKIMO - Di tengah bentang alam Papua Pegunungan yang sarat tantangan, kehadiran prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 1 Marinir di Kampung Logpon, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, pada Rabu (19/11/2025), membawa secercah harapan bagi generasi penerus. Balai Pengobatan Pos Marinir Logpon menjadi saksi bisu kepedulian mendalam terhadap kesehatan anak-anak setempat, yang disambut hangat oleh orang tua dan seluruh warga.
Sorot mata penuh harap terpancar dari para ibu saat anak-anak mereka menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh. Mulai dari pengecekan suhu tubuh yang cermat, pemeriksaan pernapasan yang teliti, hingga pemberian vitamin dan obat-obatan ringan yang disesuaikan dengan keluhan masing-masing, semua dilayani dengan standar keprofesionalan seorang tenaga kesehatan.

Lebih dari sekadar pengobatan, para personel kesehatan Marinir juga mengabdikan diri untuk memberikan edukasi berharga. Materi mengenai pentingnya kebersihan diri, pola makan sehat yang bergizi, serta tata cara penanganan awal ketika anak mulai menunjukkan gejala sakit, disampaikan dengan penuh kesabaran. Edukasi ini menjadi sangat krusial, mengingat betapa terbatasnya akses fasilitas kesehatan di wilayah pedalaman Papua Pegunungan.
Komitmen Satgas ini ditegaskan oleh Dansatgas Yonif 1 Marinir, Letkol Marinir Siswanto, yang menyatakan bahwa pelayanan kesehatan ini adalah perwujudan nyata dari dedikasi mereka dalam membantu masyarakat di daerah penugasan.
“Kami berharap kegiatan ini dapat meringankan beban masyarakat, khususnya para orang tua. Selain menjaga kesehatan anak-anak, kami juga ingin mempererat hubungan baik dengan warga Kampung Logpon, ” ujar Letkol Marinir Siswanto.
Ungkapan syukur dan apresiasi datang tulus dari warga Kampung Logpon. Evelina Heluka, seorang tokoh perempuan setempat, tak dapat menyembunyikan kebahagiaannya atas perhatian yang diberikan.
“Anak-anak di sini jarang dapat pemeriksaan lengkap. Dengan adanya TNI datang periksa, kami sangat bersyukur. Terima kasih sudah bantu kami, ” ungkapnya penuh haru.
Pangkoops Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, turut menegaskan bahwa tugas Satgas Yonif 1 Marinir melampaui sekadar menjaga keamanan perbatasan negara. Misi kemanusiaan menjadi denyut nadi setiap langkah mereka.
“Semangat kemanusiaan dan profesionalisme selalu ditunjukkan Satgas. Mereka bukan hanya menjaga batas negara, tetapi juga hadir membantu masyarakat yang membutuhkan, ” tegas Mayjen TNI Lucky Avianto.
Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti seluruh rangkaian kegiatan. Keberadaan Satgas Marinir di pedalaman Papua ini bukan sekadar kehadiran fisik, melainkan bukti nyata dampak positif yang mereka bawa, menebar kesejahteraan dan kesehatan bagi masyarakat yang mendiami tanah perbatasan.
(jurnalis)

















































