Akses ke Sibolga Masih Putus, Bantuan Difokuskan Lewat Udara dan Laut

5 hours ago 5

Jakarta -

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Suharyanto menyampaikan akses ke Kota Sibolga, Sumatera Utara masih terputus. Bantuan logistik korban terdampak banjir dan longsor dikirim melalui udara.

"Kota Sibolga kami informasikan sampai hari ketiga penanganan darurat, ini belum bisa ditembus lewat darat tetapi sudah bisa ditembus lewat udara untuk pendistribusian logistik," kata Suharyanto kepada wartawan, Minggu (30/11/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan korban bencana alam di sana masih membutuhkan logistik. Meski akses terputus, dia memastikan pengiriman bantuan ke Sibolga tetap dilakukan.

"Tentu saja logistik di Kota Sibolga masih belum cukup, tapi kami yakinkan secara berangsur secara terus menerus ini kami kirim terus setiap ada kesempatan melalui jalur udara," ucapnya.

Selain jalur udara menggunakan 6 pesawat, pengiriman logistik juga dilakukan via laut. Diperkirakan bantuan logistik via laut bisa tiba besok.

"Laut sedang bergerak KRI TNI AL dan dari udara dari Bandara Silangit, kami punya 6 pesawat," imbuhnya.

166 Orang Tewas

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan update terbaru mengenai korban bencana banjir dan longsor di Sumatera Utara (Sumut). Data terbaru ada penambahan korban tewas menjadi 166 orang.

"Sumatera Utara korban jiwa yang kemarin 116 jiwa sekarang menjadi 166 jiwa meninggal dunia," kata Kepala BNPB Letjen Suharyanto saat jumpa pers secara daring, Sabtu (29/11/2025).

"Artinya dalam satu hari ini bertambah 60 jiwa meninggal dunia ini berkat operasi pencarian pertolongan oleh satgas gabungan yang dipimpin oleh Basarnas," lanjutnya.

Suharyanto menuturkan 143 orang hingga saat ini masih hilang. Jumlah tersebut berasal dari delapan wilayah terdampak di Sumut.

"Kemudian 143 jiwa yang masih hilang. Rinciannya banyak. Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Kota Sibolga, Humbang Hasundutan, Kota Padang Sidempuan, Papak Barat dan Mandailing Natal. Tidak ada perubahan Kabupaten/Kota yang terdampak masih 8," jelasnya.

(dek/dhn)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |