Jakarta -
Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Rudi Darmoko mengatakan jajarannya berhasil membuka akses ke tiga wilayah di Pulau Flores, NTT, yang sempat terisolasi akibat gempa dan longsor. Irjen Rudi mengatakan, setelah akses terbuka, personel langsung menyalurkan bantuan dan mengevakuasi warga yang membutuhkan pertolongan.
"Tiga wilayah yang sempat terisolasi sudah dibuka aksesnya, karena sebelumnya longsor," kata Kapolda dilansir Antara, Senin (17/8/2026). Irjen Rudi menjawab pertanyaan terkait upaya Polri dan pihak terkait membuka jalur-jalur terisolasi di wilayah terdampak gempa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tiga wilayah yang sempat terisolasi dan kini sudah terbuka aksesnya adalah Kecamatan Lamba Leda Utara di Kabupaten Manggarai Timur, wilayah Reo di Kabupaten Manggarai, serta Desa Dimpong, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai.
Di Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, personel Polri menemukan warga yang membutuhkan bantuan segera. Personel juga mengevakuasi seorang ibu hamil yang mengalami pendarahan akibat persalinan prematur.
"Alhamdulillah, bisa dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit. Alhamdulillah bisa diselamatkan," kata Kapolda.
Di wilayah Reo, Kabupaten Manggarai, Kapolres Manggarai bersama personel membuka akses menuju wilayah yang sebelumnya terisolasi. Setelah berhasil masuk, petugas menyalurkan bantuan, mendirikan posko dan tenda tanggap darurat bagi masyarakat terdampak.
Sementara itu, akses menuju Desa Dimpong, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai, juga bisa ditembus. Informasi mengenai kondisi warga yang terisolasi di wilayah tersebut awalnya diterima melalui media sosial. Polda NTT kemudian merespons laporan tersebut dan mengirimkan personel Brimob ke lokasi.
"Alhamdulillah bisa mengevakuasi masyarakat yang terisolasi di sana dan belum mendapat bantuan. Alhamdulillah sudah bisa dievakuasi oleh Brimob," kata Kapolda.
Irjen Rudi mengatakan akses ke tiga wilayah yang bisa ditembus itu menunjukkan pentingnya kecepatan dalam merespons laporan masyarakat. Irjen Rudi mengatakan saat ini pihaknya masih menyalurkan bantuan ke sejumlah wilayah yang belum mendapatkan bantuan.
Irjen Rudi berharap masyarakat segera melaporkan jika ada korban gempa lain. Terutama bagi mereka yang belum mendapatkan bantuan agar dapat didata dan segera mendapatkan bantuan.
(amw/dhn)

















































