Bogor -
Polisi mengantisipasi gelombang kedua arus wisata yang bisa terjadi di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat. Polisi akan berkoordinasi dengan instansi lain untuk memantau data perkembangan wisatawan.
"Kita masih lihat, kita masih berkoordinasi dengan PHRI, kita masih meminta data okupansi hotel yang ada di tanggal 28 dan 29 (Maret)," kata Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, Selasa (24/3/2026).
Menurut Wikha, lonjakan kenaikan wisatawan di Puncak gelombang pertama telah terjadi sejak awal Lebaran. Volume kendaraan hari ini sudah mengalami penurunan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena untuk gelombang pertama prediksinya sudah arusnya sudah dua hari ini. Ini hari ketiga sudah cukup mereda," tuturnya.
Wikha mengatakan pihaknya melihat jumlah okupansi hotel di kawasan Puncak pada tanggal 28 dan 29 Maret. Rekayasa lalu lintas telah disiapkan jika terjadinya lonjakan pengunjung di dua tanggal tersebut.
"Jadi apabila arusnya okupansi hotelnya di atas tinggi, otomatis kita akan lakukan beberapa pola rekayasa di tanggal 28 dan 29," sebutnya.
Volume Kendaraan Menurun 25%
Sebelumnya, volume kendaraan yang menuju kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, mengalami penurunan pada H+3 Lebaran ini. Penurunan terjadi sebanyak 25% dibandingkan kemarin atau H+2 Lebaran per pukul 09.00 WIB.
"Untuk penurunannya dibandingkan hari kemarin sekitar 25% yang arus dari Jakarta menuju ke Puncak," kata Kasat Lantas Polres Bogor Iptu Afif Widhi Ananto.
Rekayasa lalu lintas sistem satu arah atau one way telah ditetapkan pada pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB. One way diterapkan dari arah Jakarta menuju Puncak.
"One way dari arah bawah menuju ke Puncak untuk mengakomodir arus wisata yang dari arah Jakarta," jelasnya.
Berdasarkan data yang diterimanya, sebanyak 5.000 kendaraan telah masuk kawasan Puncak melalui Tol Jagorawi. Angka tersebut menurun dibanding kemarin, yang pada pukul 09.00 WIB mencapai 8.000.
"Jadi hari ini menurun 3.000 kendaraan," ucapnya.
Lihat juga Video H+2 Lebaran 2026, Lalin Tol Jagorawi Arah Puncak Bogor Padat Merayap
(rdh/ygs)

















































