Wakapolri Jelaskan Aplikasi Siger Strategi Urai Kepadatan di Bakauheni

6 hours ago 1
Jakarta -

Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo meninjau kesiapan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, dalam rangka arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Secara umum, hari ini arus lalu lintas di kawasan Merak, Banten, hingga Bakauheni menurutnya relatif lancar.

"Tadi mengecek dulu jalur dari Jakarta menuju Merak, demikian juga sebaliknya dari udara. Saya cek juga dari Merak menuju Jakarta. Secara umum dari hasil analisa dari udara relatif cukup lancar. Dan alhamdulillah ya dalam kondisi cuaca yang cukup baik," kata Dedi di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Selasa (17/3/2025).

"Kemudian tadi dari Merak saya lihat memang sudah ada antrean-antrean beberapa kendaraan baik roda dua maupun roda empat persiapan untuk naik kapal menuju ke Bakauheni. Untuk Bakauheni setelah saya cek dari udara pun demikian, relatif alhamdulillah cukup lancar," tambahnya.

Dedi juga mengecek kesiapan Polda Lampung dalam mengamankan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini. Dedi mengapresiasi langkah Polda Lampung yang telah melakukan perbaikan dari hasil evaluasi tahun lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kemudian catatan penting yang sudah dilakukan oleh Polda Lampung, yang pertama ini perlu juga disosialisasikan kepada masyarakat bahwa Polda Lampung sudah membuat aplikasi Siger. Di aplikasi Siger ini merupakan aplikasi data real-time dan betul-betul akurat," jelasnya.

Data dari aplikasi tersebut nantinya digunakan untuk dasar polisi menerapkan rekayasa lalu lintas maupun cara bertindak lainnya. Sehingga langkah yang dilakukan bisa efektif dan efisien.

Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menjelaskan aplikasi Siger untuk dasar polisi menerapkan rekayasa lalu lintas maupun cara bertindak lainnya di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Selasa (17/3/2025).Aplikasi Siger untuk dasar polisi menerapkan rekayasa lalu lintas maupun cara bertindak lainnya di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Selasa (17/3/2025). (Rizky Adha Mahendra/detikcom)

"Dari aplikasi Siger di situ dipersiapkan juga berbagai macam alternatif cara bertindak yang harus dilakukan oleh Polda Lampung. Sebagai contoh apabila zona... bukan zona, tapi dibagi menjadi tiga kriteria lah. Ya, kriteria masuk warna hijau itu kriteria dalam arti bahwa situasi sangat kondusif untuk arus lalu lintas, boleh dikatakan sangat landai," bebernya.

Apabila hasil perhitungan melalui traffic counting ada peningkatan arus lalu lintas maupun kepadatan, maka sudah ada peringatan berupa warna kuning. Nantinya, alternatif tindakan sudah disiapkan.

"Zona kuning itu jika tingkat kepadatan di gate tol itu sudah di angka masuk Km 500, sampai menuju Km 1 itu adalah sudah zona kuning. Maka sudah dipersiapkan alternatif-alternatifnya, ada rest area yang akan digunakan sebagai buffer zone," imbuhnya.

Terdapat lima rest area yang digunakan buffer zone untuk mengatur seluruh arus lalu lintas yang akan menuju ke Pelabuhan Bakauheni. Terakhir ada warna merah, yang sudah mulai terjadi kepadatan arus lalu lintas.

"Kemudian apabila sudah rekapitulasi kendaraan tadi di atas 6.000 menuju ke 9.000, dan kilometernya sudah mencapai kilometer ke kilometer 4, maka sudah masuk adalah zona merah. Nah, zona merah sudah mulai juga hal yang sama untuk rest areanya dari 5 ditambah menjadi 10," ungkapnya.

Aplikasi tersebut juga sebagai layanan informasi masyarakat, sehingga bisa memiliki alternatif pilihan jalur. Ada empat jalur yang disiapkan, yaitu barat, tengah, tol, dan timur.

"Nah, sudah dipersiapkan itu sehingga pendistribusian arus lalu lintas jauh lebih bisa lebih seimbang dan betul-betul lebih terkontrol dengan baik," sebutnya.

Lihat juga Video 'Kondisi Terkini Arus Mudik di Jalur Nagreg':

(rdh/rfs)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |