Video seorang aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dinarasikan mabuk dan masuk rumah warga viral di media sosial (medsos). Peristiwa itu terjadi di kawasan Pademangan, Jakarta Utara (Jakut).
Dilihat detikcom pada Jumat (13/3/2026), video tersebut memperlihatkan pria yang masih mengenakan seragam dinas putih sedang diinterogasi warga. Dalam video itu, warga sempat menduga ASN tersebut berada di bawah pengaruh obat-obatan keras karena terlihat berbicara tidak jelas hingga tertidur di rumah warga.
Menanggapi hal itu, Kepala Unit Pengelola (UP) Museum Bahari Jakarta, Mis'ari, memastikan narasi yang menyertai video tersebut tidak benar alias hoax. Pria berinisial NS itu merupakan staf umum yang bertugas di Museum Bahari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
UP Museum Bahari Jakarta juga telah menelusuri video tersebut dan berkoordinasi langsung dengan keluarga untuk memastikan kondisi NS yang sebenarnya.
"Tadi malam saya sudah mendatangi rumah staf saya itu di kawasan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja. Berdasarkan keterangan keluarga, dalam satu bulan terakhir NS memang sedang menjalani rawat jalan di salah satu rumah sakit swasta di Jakarta Utara," kata Mis'ari dalam keterangan, Jumat (13/3/2026).
Mis'ari menjelaskan, berdasarkan keterangan dari istri NS, dalam beberapa hari terakhir, NS kerap mengalami kecemasan yang cukup intens. Namun dia menyatakan NS tidak mabuk obat keras ataupun minuman beralkohol.
"Informasi yang menyebutkan yang bersangkutan mengonsumsi minuman keras atau obat-obatan terlarang itu tidak benar," ucapnya.
Ia menyayangkan munculnya unggahan di sejumlah akun medsos yang belum terverifikasi kebenarannya hingga menyebut NS sedang dalam kondisi mabuk akibat obat-obatan terlarang.
"Saya mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menyebarkan informasi serta memastikan kebenaran suatu peristiwa sebelum dipublikasikan," ajaknya.
Mis'ari berharap masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan atau menarasikan suatu kejadian tanpa konfirmasi yang jelas.
"Saat ini yang bersangkutan memang sedang dalam kondisi kesehatan yang kurang baik. Kami mohon doa dan dukungan agar yang bersangkutan dapat segera pulih," tuturnya.
Mis'ari menambahkan, selama menjalankan tugas di kantor, NS dikenal sebagai pegawai yang bekerja dan berinteraksi dengan baik bersama rekan kerja lainnya. Bahkan, saat ini yang bersangkutan sedang terlibat dalam program pengembangan budi daya ikan di lingkungan museum.
"Selama di kantor tidak ada hal yang mencurigakan. Beliau tetap bekerja dan berinteraksi seperti biasa. NS sudah bergabung di Museum Bahari sejak November 2025," tandasnya.
Saksikan Live DetikSore :
Tonton juga video "Pramono Larang ASN DKI Pakai Mobil Dinas untuk Mudik"
(bel/jbr)

















































