Siapa Sheikh Mohammed bin Zayed? Presiden UEA yang Dijadikan Nama Jalan Tol di Indonesia

23 hours ago 7

loading...

Mohammed bin Zayed menjadi presiden Uni Emirat Arab yang dijadikan nama jalan tol. Foto/X/@MrSinha_

DUBAI - Sheikh Mohammed bin Zayed yang saat ini telah resmi jadi pemimpin Uni Emirat Arab (UEA), namanya telah dijadikan salah satu jalan tol di Indonesia. Jalan Tol Jakarta-Cikampek Elevated atau Tol Layang Jakarta-Cikampek telah resmi berganti nama jadi tol MBZ.

Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) diresmikan pada 12 April 2021. Peresmian ini dilakukan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Pergantian nama ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada UEA lantaran telah menjalin hubungan diplomatik dengan Indonesia selama 45 tahun di bidang sosial, budaya, dan ekonomi.

Pembangunan tol sendiri dimulai pada tahun 2017 dan diresmikan pada 17 Desember 2019. Jalan tersebut dibangun oleh PT Waskita Karya (Persero/WSKT) Tbk bersama PT Acset Indonusa Tbk.

Sosok Sheikh Mohammed bin Zayed

Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan, yang akrab disapa MbZ, adalah Presiden ketiga Uni Emirat Arab (UEA) SEJAK 2022. Ia lahir pada 11 Maret 1961 di Al Ain, UEA, sebagai putra ketiga dari Sheikh Zayed bin Sultan Al Nahyan, pendiri dan Presiden pertama UEA, dan Sheikha Fatima bint Mubarak Al Ketbi.

Masa kecil Mohamed dihabiskan di Al Ain dan Abu Dhabi, di mana ia menempuh pendidikan dasar dan menengah. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikannya di Royal Military Academy Sandhurst di Inggris, lulus pada tahun 1979. Di Sandhurst, ia menjalani pelatihan dalam bidang zeni, penerbangan, taktik, dan parasut.

Setelah kembali ke UEA, Mohamed memulai karier militernya, memegang berbagai posisi penting seperti perwira di Pengawal Amiri, pilot Angkatan Udara, dan Panglima Angkatan Udara UEA. Pengalaman militernya yang luas membantunya dalam membangun dan memodernisasi angkatan bersenjata UEA.

Pada Januari 2014, ketika kakaknya, Sheikh Khalifa bin Zayed Al Nahyan, Presiden UEA saat itu, mengalami stroke, Mohamed mengambil peran sebagai penguasa de facto Abu Dhabi, mengendalikan hampir setiap aspek politik UEA.

Ia dipercayakan dengan sebagian besar pengambilan keputusan harian emirat sebagai Putra Mahkota. Pada 14 Mei 2022, setelah wafatnya Sheikh Khalifa, Mohamed secara resmi diangkat sebagai Presiden UEA dan penguasa Abu Dhabi.

Dalam kebijakan luar negeri, Mohamed dikenal aktif memperkuat hubungan UEA dengan berbagai negara. Ia memainkan peran penting dalam menjalin hubungan diplomatik antara UEA dan Israel melalui Abraham Accords pada tahun 2020. Selain itu, ia juga terlibat dalam berbagai inisiatif diplomatik di Timur Tengah dan Afrika Utara.

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |