Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam

8 hours ago 4

loading...

Serangan drone terbesar Ukraina membakar kilang minyak utama di Moskow pada Kamis (18/6/2026). Rusia janji balas serangan ini. Foto/Telegram/Colonel GSh

MOSKOW - Ukraina pada hari Kamis melancarkan serangan drone terbesar dalam beberapa tahun terakhir di Moskow, Rusia. Serangan ini memicu kebakaran di kilang minyak utama dan memaksa evakuasi di bandara terbesar negara itu.

Rusia berjanji akan membalas serangan tersebut, sementara jurnalis AFP melihat pemandangan dramatis asap hitam mengepul di atas cakrawala selatan ibu kota dan tetesan hujan hitam bercampur jelaga jatuh dari langit.

Baca Juga: Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia

Pihak berwenang Moskow mengatakan setidaknya 17 orang terluka dalam serangan tersebut, yang juga membakar pusat perbelanjaan dan gedung apartemen.

Serangan terjadi ketika Presiden Rusia Vladimir Putin menjadi tuan rumah pertemuan puncak para pemimpin Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) di kota Kazan, sekitar 700 kilometer (435 mil) timur Moskow.

Pemimpin Rusia belum berkomentar tentang serangan terbesar Ukraina tersebut, meskipun telah mengeluarkan pernyataan pers sepanjang hari. Sedangkan Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov berjanji Moskow akan membalas dengan serangan besar-besaran mereka sendiri terhadap Ukraina.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan serangan kemarin adalah respons yang sepenuhnya dibenarkan terhadap serangan mematikan di Kyiv—termasuk serangan awal pekan ini terhadap katedral bersejarah dan biara abad ke-11 yang dilindungi UNESCO.

Zelensky mengatakan dia ingin rakyat Rusia menekan Putin atas konsekuensi konflik terburuk di Eropa sejak Perang Dunia II.

“Yang terpenting adalah rakyat Rusia mulai merasa bahwa hanya satu orang, Putin, yang melancarkan perang ini, sementara rakyat biasa yang menanggung akibatnya,” kata Zelensky.

“Jika Ukraina akan terbakar, Moskow Anda juga akan terbakar,” ujarnya, yang dikutip AFP, Jumat (19/6/2026).

Ini adalah kali kedua bulan ini Kyiv melancarkan serangan besar selama KTT internasional, setelah menyerang Saint Petersburg di awal forum ekonomi penting di dekat kota tersebut.

Bandara-bandara Moskow ditutup selama berjam-jam, menyebabkan ratusan penundaan penerbangan.

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |