loading...
Pemerintah telah memetakan akomodasi atau hotel bagi jemaah haji di Makkah yang tersebar di lima wilayah, yakni Syisya, Raudhah, Misfalah, Jarwal, dan Aziziyah. Foto/Nur Wijaya Kesuma
MAKKAH - Pemerintah telah memetakan kekuatan akomodasi/penginapan atau hotel bagi jemaah haji Indonesia di Makkah yang tersebar di lima wilayah strategis pada penyelenggaraan tahun 1447 H/2026 M. Wilayah tersebut meliputi Syisya, Raudhah, Misfalah, Jarwal, dan Aziziyah yang terbagi ke dalam 10 sektor operasional.
Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah, Ihsan Faisal, menjelaskan bahwa penempatan jemaah haji dilakukan berbasis embarkasi dengan kapasitas hotel yang bervariasi.
Baca juga: Bus Shalawat 24 Jam Nonstop Layani Perjalanan Ibadah Jemaah Haji
"Di Makkah ini ada 10 sektor yang masing-masing menaungi berbagai jemaah haji berbasis embarkasi," ujar Ihsan saat memaparkan peta akomodasi di Kantor Daker Makkah, dikutip Minggu(26/4/2026).
Sektor 10 di Aziziyah menjadi wilayah dengan daya tampung terbesar karena memiliki satu kompleks hotel raksasa dengan kapasitas mencapai puluhan ribu orang.
Meskipun penempatan berbasis zonasi, Ihsan menekankan bahwa distribusi kloter tetap bersifat variatif untuk memenuhi kuota hunian di setiap wilayah.
Baca juga: Kadaker Makkah Tegaskan Jemaah Haji Dilarang Angkut Koper Sendiri ke Kamar Hotel
"Sektor 10 di Aziziyah itu kapasitasnya besar, 21.500 sekian jemaah, dan itu menjadikannya sebagai satu sektor mandiri," tambah Ihsan.
Dia menjelaskan skala masif penginapan di wilayah tersebut. Skema ini diharapkan mempermudah koordinasi petugas dalam memberikan layanan katering dan kesehatan bagi jemaah di setiap sektornya.
(shf)

















































