Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan pihaknya selalu mendukung Presiden Prabowo Subianto. Dia menyebut KSPI telah mendukung Prabowo sejak 2014.
Hal itu disampaikan Said Iqbal dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KSPI di Hotel Acacia, Jakarta Pusat, Selasa (23/6/2026). Dia mengatakan KSPI berani mendukung Prabowo sebelum pihak lain menyatakan sikap pada 2014.
"Presiden Prabowo, kita paham benar, kita yakin benar, dari 2014, bahkan Gerindra yang dipimpin Bang Dasco belum mengumumkan pencalonan, kita umumkan di GBK pada waktu itu. Kita undang beliau, kita berada pada barisan beliau. Orang belum berani menyatakan sikapnya, KSPI, kalau teman-teman ingat di GBK, kita mengundang calon presiden pada waktu itu Bapak Presiden Prabowo. 2019 kita pertegas kembali, 2024 kita penguatan di Jawa Timur untuk bersama-sama dengan Bapak Presiden," ujar Said Iqbal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penasihat Khusus Presiden ini menyebut sikap itu tetap sama. Dia mengatakan KSPI tetap mendukung Prabowo.
"Oleh karena itu bagi KSPI saya ingin menegaskan kembali kepada kawan-kawan dalam rakernas ini dan nanti tahun depan di kongres kita akan tetap bersama Presiden kita. Siapa? Prabowo," ujarnya.
Namun, katanya, KSPI tetap memberi kritik dan saran ke pemerintah. Dia mengatakan ruang demokrasi harus tetap terbuka.
"Saya selalu sampaikan usulan dan saran kepada Bang Dasco, 'Bang tolong beri ruang demokrasi. Beri perbedaan di antara persamaan-persamaan'," katanya.
Dia kemudian memuji program makan bergizi gratis (MBG). Dia mengatakan ide MBG telah dibahas sejak 10 tahun lalu.
"Negara hadir memberi makan itu banyak di seluruh negara. Masa kita punya kemanusiaan yang adil dan beradab tidak ada? Maka Presiden Prabowo menawarkan itu. Ingat nggak, ini kan diskusi waktu kita diundang beliau di Hambalang, pada pagi hari sambil makan pagi. Ini 10 tahun yang lalu kita ingatkan," ujar Iqbal.
Dia menyebut ide itu diwujudkan Prabowo setelah menjabat Presiden. Meski demikian, katanya, tata kelola MBG tetap harus diperbaiki.
"Hari ini beliau mewujudkan bahwa setiap anak kita, anak buruh, anak petani, anak nelayan, anak polisi, anak tentara, anak-anak yang selama ini diabaikan oleh negara ingin diberi makan. Tentang ada tata kelola, ada manajerial, ada manajemen yang keliru, terus dirapikan," imbuhnya.
Rakernas KSPI ini dibuka secara oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Rakernas KSPI juga turut dihadiri oleh Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo serta seluruh perwakilan buruh lainnya.
(kuf/haf)

















































