Prabowo di Forum Bisnis Pengusaha RI-Jepang: Kita Tak Pernah Gagal Bayar Utang

3 hours ago 2

Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintahannya berkomitmen akan memberikan keamanan dan menjaga kepercayaan investor global saat memperkenalkan Sovereign Wealth Fund yang dimiliki Indonesia, yakni BPI Danantara. Prabowo menegaskan Indonesia memiliki rekam jejak yang sangat disiplin dalam memenuhi kewajiban finansial global.

Hal itu disampaikan Presiden Prabowo saat memberikan Keynote Speech di Japan-Indonesia Business Forum di Tokyo, Jepang, Senin (30/3/2026). Forum ini dihadiri sejumlah anggota kabinet, delegasi pemerintah Jepang, hingga para pengusaha kedua negara.

Prabowo menjelaskan, Indonesia memiliki reputasi patuh dalam membayar utang. Dia menyebutkan Indonesia tidak pernah gagal dalam membayar utang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Indonesia memiliki reputasi, seperti yang Anda tahu, kami tidak pernah gagal bayar atas utang-utang kami. Tidak sekali pun dalam sejarah Republik Indonesia kami pernah gagal bayar," ujar Prabowo.

Prabowo mengakui bahwa perjalanan ekonomi Indonesia memang tidak selalu mudah dan penuh tantangan. Namun ia memastikan setiap rezim pemerintahan di Indonesia selalu menghormati komitmen yang telah dibuat oleh pendahulunya.

"Kami menderita, ya. Kami siap menderita, tetapi tradisi kami adalah menghormati semua komitmen yang dibuat oleh semua pemerintahan kami. Bahkan, jika pemerintahan tersebut berasal dari latar belakang yang berbeda, mungkin latar belakang yang berlawanan," lanjutnya.

Prabowo kemudian membandingkan stabilitas komitmen Indonesia dengan kondisi beberapa negara ekonomi besar di dunia yang mengalami gagal bayar. Menurut dia, hal ini menjadi bukti bahwa Indonesia adalah mitra yang terhormat dan dapat diandalkan.

"Sejarah adalah bukti bahwa semua pemerintahan Indonesia, semua administrasi Indonesia menghormati dan akan menghormati semua komitmen dari pemerintahan sebelumnya dan presiden-presiden sebelumnya. Saya pikir ini penting di zaman sekarang. Kita melihat banyak ekonomi besar gagal bayar tidak hanya sekali, tidak dua kali, tapi berkali-kali," ungkapnya.

Selain membahas soal utang, Prabowo menawarkan kemitraan strategis di sektor hilirisasi industri dan energi terbarukan. Ia menegaskan Indonesia tidak lagi ingin sekadar mengekspor bahan mentah, melainkan menjadi bagian rantai nilai global melalui kolaborasi teknologi dengan Jepang.

Diketahui, Prabowo tengah melakukan kunjungan kenegaraan ke Tokyo, Jepang. Prabowo mengawali kunjungan dengan menemui Kaisar Jepang Naruhito di Imperial Palace, Tokyo. Kunjungan itu didampingi Seskab Teddy Indra Wijaya, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Saksikan Live DetikSore :

(fca/eva)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |