Polri Gelar Bakti Kesehatan untuk 3.000 Ojol hingga Buruh di Jakarta

16 hours ago 5

Jakarta -

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menggelar bakti kesehatan gratis untuk 3.000 warga dari mulai ojek online (ojol) hingga buruh di Jakarta. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk kehadiran dan kepedulian Polri terhadap masyarakat.

Kegiatan ini dilaksanakan bersamaan dengan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar bersama Perum Bulog, di Kompleks Bulog Kanwil DKI Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Gerakan ini bertujuan untuk memberikan sembako murah kepada masyarakat dan membantu masyarakat yang terdampak lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang Lebaran 2026.

Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menyebut di wilayah Polda Metro Jaya hari ini menyasar sekitar 3.000 penerima manfaat. Mulai dari pengemudi ojek online, buruh, warga sekitar, hingga berbagai unsur potensi masyarakat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk penerima manfaat di Polda Metro, pada hari ini kurang lebih ada sekitar 3.000 orang. Dari rekan-rekan buruh, rekan-rekan pengemudi ojol, kemudian ada dari masyarakat, juga ada dari Banser, ada dari Kokam, kemudian ada Pokdar Kamtibmas, ada dari Linmas dan OKP-OKP lainnya dan juga masyarakat di sekitar Jakarta Utara," kata Komjen Dedi Prasetyo, Jumat (13/3/2026).

Program bakti kesehatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kondisi kesehatan masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri ketika kebutuhan masyarakat meningkat. Warga yang hadir mendapatkan berbagai layanan kesehatan gratis sekaligus kesempatan memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau.

"Rekan-rekan perlu saya informasikan, kegiatan ini dalam rangka untuk memberikan jaminan ya kepada masyarakat bahwa stok pangan secara nasional dalam kondisi yang aman," imbuh Dedi.

Jenderal bintang tiga ini menegaskan bahwa Polri ingin hadir secara utuh di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat, termasuk kesehatan.

"Selain gerakan pangan murah, kita juga menyelenggarakan kegiatan bakti kesehatan. Kita akan melayani semua kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang pangan maupun kesehatan," ujarnya.

Di sisi lain, Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani turut mengapresiasi sinergi yang terbangun antara Polri dan Bulog dalam membantu masyarakat.

"Kolaborasi ini menunjukkan bahwa negara hadir untuk memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga terjangkau," tutur Rizal.

Program seperti ini bukan sekadar kegiatan ekonomi, tetapi juga bentuk stimulus sosial yang memberikan rasa aman bagi masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan," imbuh dia.

Adapun sasaran penerima manfaat kegiatan ini di wilayah Jakarta berjumlah 3.000 orang, terdiri atas 450 buruh, 650 pengemudi ojek online, serta 1.900 orang dari unsur potensi masyarakat, antara lain Banser, Kokam, Pokdar Kamtibmas, Linmas, Ormas FBR, Ormas GRIB, serta petugas PPSU.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan keberpihakan Polri kepada kelompok masyarakat yang rentan secara ekonomi sekaligus memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sosial di lingkungan masing-masing.

Sebagai bagian dari pelayanan yang komprehensif, Polri menurunkan tenaga medis dan kesehatan untuk memberikan layanan langsung kepada masyarakat.

Dalam kegiatan ini, 10 dokter umum, 1 dokter spesialis penyakit dalam, serta 30 tenaga kesehatan yang terdiri dari perawat dan analis laboratorium diterjunkan untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal.

Masyarakat memperoleh layanan kesehatan gratis berupa pemeriksaan umum, konsultasi dokter spesialis, pemeriksaan mata yang disertai pembagian kacamata baca, serta pemeriksaan laboratorium yang meliputi gula darah, kolesterol, dan asam urat.

Seluruh layanan tersebut juga didukung oleh fasilitas farmasi atau apotek dengan ketersediaan obat sesuai indikasi medis, sehingga kebutuhan kesehatan masyarakat dapat terlayani secara menyeluruh.

Sebagai bagian dari layanan pemeriksaan mata, sebanyak 400 kacamata baca juga dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Untuk menunjang pelayanan kesehatan tersebut, Polri turut menyiagakan 7 unit ambulans guna memastikan kesiapsiagaan layanan medis selama kegiatan berlangsung.

Kegiatan ini juga dilaksanakan secara serentak hingga ke tingkat Polres, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

(ond/mea)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |