PLBN Aruk Gelar Upacara HUT RI, Tegaskan Pembangunan Kawasan Perbatasan

1 week ago 2

Jakarta -

Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Upacara digelar di Lapangan Kawasan PLBN Aruk, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

Upacara tersebut menjadi momentum memperkuat semangat persatuan sekaligus menegaskan pentingnya pembangunan kawasan perbatasan sebagai bagian dari pemerataan pembangunan nasional, termasuk kawasan perbatasan sebagai beranda depan negara.

Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Halilul Khairi menekankan kemerdekaan harus diwujudkan melalui kesempatan yang setara bagi masyarakat. Negara juga harus mampu melindungi dan melayani masyarakat serta memastikan pembangunan menjangkau seluruh wilayah Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Halilul mengungkapkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum untuk merefleksikan perjalanan bangsa sekaligus memperkuat persatuan.

Hal tersebut sejalan dengan tema 'Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur' yang menegaskan komitmen untuk menjaga wilayah, melindungi masyarakat, serta memastikan setiap warga negara memperoleh kesempatan untuk tumbuh dan berkembang.

Ia menjelaskan kedaulatan negara tidak semata-mata diwujudkan melalui kemampuan menjaga wilayah. Kedaulatan juga tercermin dari kemampuan negara dalam menghadirkan pelayanan publik, menyediakan infrastruktur, mengembangkan perekonomian, melindungi masyarakat, serta membuka akses pembangunan secara merata.

"Karena itu, kita tidak saja membangun infrastrukturnya. Kita juga harus membangun wilayahnya dan sekaligus membangun manusianya," ujar Halilul dalam keterangannya, Senin (17/8/2026).

Hal tersebut disampaikannya saat membacakan amanat Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI, Muhammad Tito Karnavian.

Sejalan dengan arah pembangunan, pemerintah menyiapkan Grand Design Transformasi Pengelolaan Batas Wilayah Negara dan Kawasan Perbatasan Tahun 2026-2045 sebagai arah pengelolaan perbatasan untuk 20 tahun ke depan. Kebijakan tersebut diarahkan untuk membangun tata kelola perbatasan yang lebih terintegrasi, terarah, dan berkelanjutan.

Dalam amanatnya, Halilul juga menyampaikan tiga hal penting dalam pembangunan kawasan perbatasan sebagaimana diarahkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2025-2029.

Pertama, penguatan ekonomi kawasan melalui hilirisasi untuk membentuk rantai pasok baru di dalam negeri hingga menjangkau kawasan perbatasan. Kedua, peningkatan kualitas pelayanan di PLBN melalui penerapan standar manajemen mutu dalam pengawasan dan pelayanan terhadap pelintas batas, baik Warga Negara Indonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing (WNA). Ketiga, penguatan peran masyarakat perbatasan dalam menjaga persatuan, kesatuan, dan kecintaan terhadap Indonesia.

Halilul menegaskan masyarakat di kawasan perbatasan memiliki posisi strategis sebagai representasi bangsa sekaligus bagian dari kekuatan negara dalam menjaga kedaulatan di wilayah terdepan.

"Perbatasan adalah urusan bersama. Kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, TNI, Polri, dunia usaha, perguruan tinggi, dan masyarakat harus bergerak dalam satu orkestrasi pembangunan perbatasan," tegasnya.

Sebagai informasi, upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di PLBN Aruk turut dihadiri sejumlah unsur pemerintah pusat dan daerah, antara lain Kepala Biro Keuangan, Umum, dan Humas BNPP RI, Bupati Sambas, Dandim 1208 Sambas, Danrem 121/ABW Kodam XII/Tanjungpura, Kepala Badan Perbatasan Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Kepala Badan Perbatasan Daerah Kabupaten Sambas, Ketua DPRD Kabupaten Sambas, Kepala PLBN Aruk, serta Camat Sajingan Besar.

Dalam upacara ini, Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Halilul Khairi, bertindak sebagai Inspektur Upacara, sedangkan Kapten Arm Anugrah Sakti dipercaya sebagai Komandan Upacara. Pengibaran Bendera Merah Putih dilaksanakan oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dari SMA Negeri 1 dan SMK Negeri 1 Sajingan Besar.

Kegiatan juga melibatkan unsur Forkopimda, instansi vertikal, unsur CIQS PLBN Aruk, pemerintah kecamatan dan desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta masyarakat di kawasan perbatasan Sajingan Besar. Rangkaian kegiatan turut diisi dengan penampilan seni dan tari serta kegiatan yang melibatkan masyarakat dan instansi terkait.

Tonton juga video "Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih Dipimpin Prabowo"

(anl/ega)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |