Pembuangan Sampah Sementara TPU Tanah Kusir Ditutup, Pramono Ungkap Alasannya

5 hours ago 3
Jakarta -

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta menutup emplacement atau tempat penampungan sementara sampah sungai di TPU Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan (Jaksel). Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap alasannya.

"Kemarin kejadian Pesanggrahan. Saya terus terang berterima kasih, bukan malah sedih, nggak, saya terima kasih banget. Karena, dengan demikian, saya akhirnya memutuskan bahwa tidak boleh lagi ada tempat penampungan sementara yang seperti itu," ujar Pramono kepada wartawan di Halte Tosari, Jakarta Pusat (Jakpus), Jumat (27/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena itu akan, pertama, tidak efisien. Yang kedua, manajemennya akan semakin susah. Yang ketiga, cost-nya juga semakin tinggi. Maka penampungan sementara tidak diizinkan, tidak diperbolehkan, sehingga, dengan demikian, dari tempat-tempat pengumpulan, kita akan atur untuk kembali apakah ia akan dibawa ke Bantargebang atau ke Rorotan," tutupnya.

Sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta menegaskan tak ada pembuangan sampah dari mobil DLH ke Kali Pesanggrahan di TPU Tanah Kusir. Kadis DLH DKI Asep Kuswanto menutup emplacement atau tempat penampungan sementara sampah sungai.

"Jadi per hari ini kami menutup emplacement yang ada di TPU Tanah Kusir ini dan semoga juga ini menjadi sebuah komitmen kami untuk tetap menjaga kelestarian dari lingkungan," ujar Asep kepada wartawan, Jumat (27/3).

Dia mengatakan lokasi tersebut merupakan tempat sementara, bukan TPS. Pihaknya segera menutup emplacement tersebut hari ini.

"Dan kemudian juga karena memang sifatnya sementara dan ada beberapa tempat lagi yang mungkin seperti ini. Kami akan melakukan perbaikan-perbaikan dan dipastikan bahwa emplacement yang ada di pinggir sungai seperti ini juga akan kami tutup secara bertahap," jelasnya.

Asep menjelaskan, setelah emplacement ditutup, pembuangan sampah akan dialihkan ke TB Simatupang. Dia menyampaikan alasan transit di pinggir sungai TPU Tanah Kusir karena jarak lumayan jauh.

Dia menegaskan DLH DKI berusaha menjaga kelestarian lingkungan, termasuk sungai. Meski ada emplacement, DLH DKI menjamin tak ada sampah yang dibuang atau luruh ke laut maupun sungai di Jakarta.

"Jadi setiap sekatan itu kami tahan sampahnya, kemudian kami bawa ke darat untuk kemudian menggunakan minidump itu ya kita taruh di emplacement-emplacement tersebut. Jadi memang sifatnya untuk mempercepat pelayanan penanganan sampah yang ada di badan air," tutupnya.

Simak juga Video 'Pramono: Longsor Sampah di Bantargebang Dipicu Hujan Ekstrem':

(dvp/isa)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |