Malam Merdeka Dimulai Pukul 18.00, Begini Rekayasa Lalin Monas-HI

1 week ago 2

Jakarta -

Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-81 akan dimeriahkan dengan gelaran Malam Merdeka. Pesta rakyat tersebut digelar di sepanjang Monas hingga Bundaran HI, Jakarta, malam ini.

Acara diawali dengan parade yang akan digelar mulai pukul 18.00 WIB. Selama kegiatan, pengalihan arus lalu lintas secara situasional diberlakukan pada sejumlah ruas di sekitar kawasan Monas hingga Bundaran HI.

Berikut rekayasa lalu lintas di sekitar Monas dan HI:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

  • Bagi pengguna jalan dari Harmoni menuju Tugu Tani dapat melalui Jalan Ir H Juanda-Jalan Pos-Jalan Gedung Kesenian-Jalan Lapangan Banteng Utara-Jalan Lapangan Banteng Barat-Jalan Taman Pejambon-Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan Ridwan Rais
  • Dari Harmoni menuju Karet dapat melalui Jalan Ir. H. Juanda-Jalan Suryopranoto-Jalan Balikpapan-Jalan Cideng Timur-Jalan K.H. Mas Mansyur
  • Dari Tugu Tani menuju Harmoni dapat melalui Jalan M.I. Ridwan Rais-Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan Perwira-Jalan Lapangan Banteng Barat-Jalan Katedral-Jalan Ir. H. Juanda
  • Dari Bundaran HI menuju Harmoni dapat melalui Jalan M.H. Thamrin-Jalan Kebon Sirih-Jalan H. Fachrudin-Jalan Jati Baru Raya-Jalan Abdul Muis-Jalan Majapahit
  • Untuk perjalanan dari Jalan Agus Salim menuju Senen, pengguna jalan dapat melalui Jalan Agus Salim-Jalan Kebon Sirih-Jalan Arief Rachman Hakim
  • Dari Karet menuju Harmoni dapat melalui Jalan K.H. Mas Mansyur-Jalan Cideng Barat-Jalan Balikpapan-Jalan Suryopranoto.
  • Sementara dari Tanah Abang menuju Tugu Tani dapat melalui Jalan Jati Baru Raya-Jalan Kebon Sirih dan menuju Harmoni melalui Jalan Jati Baru Raya-Jalan Abdul Muis-Jalan Majapahit.

Karnaval hingga Pertunjukan LED Strips

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan rangkaian Malam Merdeka melibatkan ribuan talenta kreatif dari berbagai subsektor. Kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang bagi masyarakat untuk merayakan kemerdekaan sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi rakyat.

"Kami mengkoordinasikan empat acara, instalasi imersif, video mapping, karnaval kendaraan hias, dan pertunjukan drone," kata Riefky dalam konferensi pers di Kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Senin (17/8/2026).

Rangkaian acara tersebar dari kawasan Monas hingga Bundaran HI. Instalasi imersif digelar di enam titik, yakni tiga titik di sekitar Monas serta tiga titik di kawasan HI. Instalasi tersebut mengusung tema 'Aku dan Indonesia', 'Harapanku untuk Indonesia', dan 'Bangga Menjadi Orang Indonesia'.

Masyarakat dapat berinteraksi langsung melalui sejumlah teknologi, seperti video interaktif, image generator, lorong waktu, wishing wall, Totem Garuda, hingga LED strips. Untuk video mapping di Tugu Monas, pertunjukan berlangsung mulai pukul 18.00 hingga 23.00 WIB.

Konten yang ditampilkan mengisahkan perjalanan Indonesia mulai dari perjuangan pra-kemerdekaan, momentum proklamasi, hingga pembangunan menuju Indonesia Emas 2045. Video mapping tersebut menggunakan 32 proyektor dan menghadirkan 13 konten.

Selain itu, masyarakat dapat menyaksikan karnaval kendaraan hias yang dimulai pukul 18.50 WIB. Karnaval mengambil rute dari Monas menuju Bundaran HI. Sebanyak 32 kendaraan hias dilibatkan dalam karnaval tersebut. Kendaraan dihias dengan berbagai unsur kebudayaan, kreativitas, serta program pemerintah.

"Karnaval melibatkan 32 kendaraan hias hasil kreasi kementerian/lembaga. Tak kurang dari 3.000 pelaku kreatif dari berbagai subsektor yang terlibat dalam menyukseskan karnaval pada hari ini," ujarnya.

Pertunjukan kemudian dilanjutkan dengan drone show di kawasan Bundaran HI sekitar pukul 22.00 WIB. Sekitar 1.500 drone akan membentuk berbagai konfigurasi visual yang mengangkat tema dan narasi nasionalisme.

600 Stan UKMM Ikut Meriahkan

Tak hanya pertunjukan, kawasan Monas juga diisi dengan kegiatan UMKM. Pemerintah menyiapkan sekitar 600 stan UMKM untuk masyarakat yang hadir. Riefky mengatakan satu stan akan diisi oleh dua pelaku UMKM. Dengan demikian, kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk mendapatkan manfaat ekonomi dari tingginya jumlah masyarakat yang datang.

"Untuk UMKM-nya ada 600 counter, satu counter atau satu tenda dua UMKM di dalamnya," jelasnya.

Pemerintah memperkirakan kawasan Monas dapat menampung hingga sekitar 600 ribu orang. Namun, kehadiran sekitar 300 ribu orang dinilai sudah menjadi jumlah yang optimal untuk sebuah kegiatan besar di kawasan tersebut.

Selain UMKM, rangkaian acara juga melibatkan berbagai subsektor ekonomi kreatif, dari desain, fashion, musik, seni pertunjukan, konten digital, hingga teknologi baru.

Tonton juga video "Yuk Merapat ke Monas! Ada Pesta Rakyat-Makanan Gratis"

(mea/zap)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |