Maklumat Zulhas Minta Semua Anggota DPR-DPRD PAN Peka Terhadap Situasi

1 day ago 9
Jakarta -

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) mengeluarkan maklumat yang ditujukan untuk seluruh anggota DPR dan DPRD Provinsi atau Kabupaten/Kota dari partainya. Zulhas meminta anggotanya peka terhadap situasi dan tidak arogan.

Maklumat itu diunggah dalam akun Instagram @amanatnasional, Sabtu (30/8/2025). Zulhas meminta seluruh anggota DPR dan DPRD fraksi PAN untuk bertindak dan berbicara sesuai kepatutan.

"Kepada seluruh anggota DPR dan DPRD Partai Amanat Nasional. Bertindak, berpenampilan, dan berbicaralah sesuai kepatutan," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Zulhas juga meminta anggotanya peka terhadap situasi. Tidak memamerkan harta dan tidak arogan kepada masyarakat, serta rendah hati dalam mendengar aspirasi dan kritik publik.

"Peka terhadap situasi, penuh empati, jangan flexing, jangan arogan. Rendah hati dalam mendengar aspirasi maupun merespons kritik publik," ujarnya.

Menko Pangan ini juga meminta seluruh anggotanya siap untuk dievaluasi.

"Anggota DPR dan DPRD Partai Amanat Nasional harus siap dievaluasi status, posisi, tunjangan, dan fasilitasnya," ujarnya.

"Dicerna, dipahami, diresapi, dilaksanakan sebaik-baiknya, disebarkan seluas-luasnya," lanjut Zulhas dalam keterangan di unggahan tersebut.

Diketahui, beberapa anggota DPR fraksi PAN jadi sorotan publik salah satunya Eko Hendro Purnomo alias Eko Pratrio. Ia meminta maaf kepada publik atas atas perbuatannya berjoget-joget di Sidang Tahunan MPR hingga membuat masyarakat resah dan berjanji akan memperbaiki diri.

"Dengan penuh kerendahan hati saya Eko Patrio menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya kepada masyarakat atas keresahan yang timbul akibat perbuatan yang saya lakukan," kata Eko Patrio.

Ia memastikan mendengar seluruh kekecewaan masyarakat. Ia pun menyadari situasi belakangan yang menyakiti masyarakat.

"Saya mendengar seluruh aspirasi masyarakat mengenai kekecewaan yang ada, saya menyadari sepenuhnya bahwa situasi ini membawa luka bagi bangsa, terlebih bagi keluarga korban yang kehilangan orang tercinta, maupun yang harus menanggung penderitaan akibat benturan yang terjadi," ucapnya.

Sementara anggota lain yakni Uya Kuya. Ia menjadi sorotan lantaran video lamanya banyak diunggah kembali ke media sosial dengan narasi seolah-olah dirinya menantang netizen. Kondisi makin buruk lantaran Uya Kuya menjadi salah satu anggota DPR RI yang ikut joget-joget usai Sidang Tahunan MPR.

"Saya Uya Kuya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya, tulus dari hati saya yang paling dalam untuk seluruh masyarakat Indonesia, atas apa yang terjadi berapa hari terakhir ini, atas apa yang saya lakukan baik sengaja maupun tidak sengaja," buka Uya Kuya dalam video yang diunggah Sabtu (30/8/2025).

"Kami memahami bahwa apa yang terjadi ini mengakibatkan luka yang mendalam bagi rakyat Indonesia, terutama korban yang harus gugur dan terluka akibat bentrokan-bentrokan yang terjadi," lanjutnya.

(eva/idh)


Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |