loading...
Anak-anak pesisir utara Jakarta, tepatnya dari Kampung Pluit Dalam III, tampil di Ballroom Aston Pluit Hotel & Residence, Selasa (10/3/2026). Foto: Istimewa
JAKARTA - Anak-anak pesisir utara Jakarta, tepatnya dari Kampung Pluit Dalam III, tampil memukau lewat atraksi akrobatik di Ballroom Aston Pluit Hotel & Residence, Selasa (10/3/2026). Komunitas bernama Indo Salto ini beranggotakan anak-anak berbakat yang rutin berlatih capoeira, akrobatik, gimnastik, serta tumbling. Beberapa anggota bahkan kini bersiap menghadapi kompetisi tingkat nasional.
Dalam pertunjukannya pada program Aston & Fave Berbagi ini, mereka menampilkan lompatan tinggi dan gerakan berputar cepat. Penonton terpukau melihat koordinasi motorik yang terlatih rapi. Momen yang digelar Aston Pluit Hotel & Residence bersama favehotel Pluit Junction itu menjadi pengalaman istimewa bagi anak-anak Kampung Pluit Dalam III.
Aston & Fave Berbagi menjadi ajang pertemuan manajemen hotel dengan komunitas lokal. Program ini digelar bersamaan dengan agenda General Staff Meeting. Karena itu, kegiatan internal hotel berpadu dengan aktivitas sosial masyarakat. Di tengah rangkaian acara, pihak hotel juga menjalankan program CSR. Acara tersebut turut mengundang Panti Asuhan Cikal Cendekia Salsabilah. Lembaga ini aktif membina pendidikan anak-anak dari keluarga dhuafa pesisir Jakarta Utara.
Cluster General Manager Aston Pluit Hotel & Residence dan favehotel Pluit Junction, Ayub Zailani, menyebut kebersamaan Ramadhan idealnya memang melibatkan masyarakat sekitar hotel. ”Program ini menjadi ruang silaturahmi lintas pihak. Manajemen, karyawan, owning group, serta komunitas. Interaksi ini diharapkan memperkuat hubungan sosial di kawasan Pluit,” katanya.
Director of Human Resources Aston Pluit Hotel & Residence, Qalbi Yanti, menilai kegiatan ini memberi ruang bagi anak-anak menampilkan kemampuan. “Kami ingin mereka menunjukkan potensi kepada banyak orang,” ujarnya. Setelah pertunjukan, pengajian dan tausiyah, para peserta mengikuti buka puasa bersama. Anak-anak Indo Salto bahkan merasakan pengalaman menginap satu malam di hotel. Keesokan paginya, mereka menikmati sahur bersama.
(wur)

















































