Kebakaran Lahan di Bengkalis Riau, Polisi Padamkan dan Cegah Api Menyebar

17 hours ago 5

Bengkalis -

Kebakaran lahan melanda dua desa di Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis. Aparat kepolisian turun berjibaku memadamkan api.

Kapolsek Rupat AKP Faisal mengatakan kebakaran awalnya terjadi di Jalan Parit Jawa RT 004 RW 002, Dusun Sungai Mesim 2, Desa Sukarjo Mesim, Kecamatan Rupat. Api di lokasi sudah dipadamkan dan saat ini masih terus dilakukan upaya pendinginan.

Akan tetapi, api merembet ke desa tetangga, yakni di Jalan Perjuangan Desa Kebumen, Kecamatan Rupat. Polisi bersama instansi lainnya bekerja ekstra untuk memadamkan api di dua desa tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami sudah berusaha keras mulai memadamkan api yang kembali membara sampai melakukan pendinginan. Karena lokasinya tidak hanya di bekas kebakaran sebelumnya, tapi sudah menyeberang ke desa lain, yakni di Jalan Perjuangan Desa Kebumen, Kecamatan Rupat," ujar AKP Faisal, Jumat (13/3/2026).

Kondisi cuaca dan lahan gambut menjadi tantangan tersendiri bagi petugas untuk memadamkan api. Selain itu, angin kencang dan kerap berubah arah ditambah cuaca panas terik membuat api sulit dipadamkan.

"Sebagian lahannya juga merupakan hutan pohon mahang. Sedangkan pemilik dan penyebabnya masih dalam proses penyelidikan," imbuhnya.

Berdasarkan pemantauan aplikasi Dashboard Lancang Kuning saat ini ada 19 titik hotspot yang terbakar. Sedangkan yang berada dalam satu hamparan di Jalan Jawa, Dusun Sungai Mesim 2, Desa Sukarjo Mesim hingga ke Jalan Sukajadi Desa Sukarjo Mesim tembus hingga Jalan Perjuangan Desa Kebumen, Kecamatan Rupat.

Kondisi terakhir, muncul titip api kembali di sebagian bekas lokasi terbakar di Desa Sukarjo Mesim. Hal ini disebabkan oleh kondisi cuaca yang panas serta angin yang bertiup cukup kencang dan kerap berubah arah.

"Sedangkan untuk kondisi air di lokasi karhutla sangat minim dan sulit, dikarenakan terbatasnya sumber air yang ada di kanal dan embung. Kami terus melakukan koordinasi serta kerja sama dengan seluruh pihak terkait dalam rangka melaksanakan langkah-langkah mitigasi, pemadaman, dan pendinginan pada lokasi karhutla," jelasnya.

Ia juga mengatakan upaya tersebut dilakukan secara terpadu guna memastikan penanganan berjalan optimal serta mencegah potensi munculnya kembali titik api. Selama proses terjadinya pemadaman dan pendinginan tidak ada korban jiwa.

"Kami juga melakukan upaya pemantauan lokasi dan terus dilakukan, guna mencegah terjadinya kebakaran lanjutan dan meluas ke lokasi lain yang berada dalam satu hamparan," tutupnya.

(mea/dhn)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |