Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri telah memeriksa pasangan selebritas Dude Harlino dan Alyssa Soebandono terkait kasus dugaan penipuan hingga penggelapan PT Dana Syariah Indonesia (DSI). Mereka diperiksa karena sempat menjadi brand ambassador perusahaan fintech tersebut.
"Kami ingin mendapatkan keterangan terkait peran dari kedua saksi sebagai brand ambassador di PT DSI," kata Kepala tim penyidikan kasus PT DSI, Brigjen Susatyo Purnomo Condro kepada wartawan di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (2/4/2026).
Susatyo menyatakan pihaknya mendalami apakah manajemen PT DSI memberikan informasi atau narasi tertentu kepada para brand ambassador untuk disampaikan kepada publik. Susatyo menyebut keduanya telah bekerja sama dengan PT DSI selama kurang lebih tiga tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tentunya ketika mereka memilih DSI sebagai tempat investasi secara syariah, kami ingin mendalami apakah dari pihak DSI juga memberikan keterangan-keterangan kepada kedua saksi ini ya, untuk bisa membawa promosi yang baik kepada DSI," ujar Susatyo.
Penyidik Tindak Pidana Utama Tk II Ditipideksus Bareskrim Polri Brigjen Susatyo Purnomo Condro. (Taufiq Syarifudin/detikcom)
Selain itu, penyidik memeriksa aspek kontraktual, termasuk isi perjanjian kerja sama, besaran honor, serta pemahaman kedua saksi terhadap business plan perusahaan.
"Kami memeriksa kontrak antara mereka dengan DSI. Kemudian juga termasuk honor dan sebagainya. Itu semuanya menjadi objek pemeriksaan dan bagaimana mereka memahami bisnis plan daripada DSI ini untuk disampaikan kepada masyarakat secara luas," tutur Susatyo.
Susatyo menyatakan hasil pemeriksaan terhadap Dude dan Alyssa akan didalami lebih lanjut dan disandingkan dengan alat bukti lain. Penyidik, kata dia, tidak menutup kemungkinan memanggil ulang keduanya apabila diperlukan.
Ditanya terkait potensi keterlibatan hukum keduanya, Susatyo menegaskan hal tersebut masih dalam pendalaman.
"Apakah mereka murni profesional atau ada keterlibatan lain, itu bagian dari materi pemeriksaan kami," ujarnya.
Sebagaimana diketahui, Bareskrim Polri telah menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus ini. Mereka adalah:
1. Direktur Utama PT DSI, Taufiq Aljufri;
2. Mantan Direktur PT DSI, Mery Yuniarni;
3. Komisaris PT DSI, Arie Rizal Lesmana;
4. Mantan Direktur PT DSI periode 2018-2024 sekaligus Founder PT DSI, AS.
Pernyataan Dude Harlino
Artis Dude Harlino menegaskan dirinya tidak memiliki keterlibatan dalam internal manajemen PT Dana Syariah Indonesia (DSI). Dude menyebut urusannya dengan PT DSI hanya sebatas pekerjaan sebagai brand ambassador (BA)
Hal itu disampaikan usai Dude dan istrinya, Alyssa Soebandono, diperiksa terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan PT DSI di Bareskrim Polri, Kamis (2/4). Kuasa Hukum Dude dan Alyssa,Muhammad Al Ayubi Harahap mengungkap pemeriksaan lebih banyak menggali peran dan tugas kliennya sebagai brand ambassador (BA) perusahaan tersebut.
"Tadi pertanyaan sih seputar soal job desk-nya mereka di PT DSI sebagai brand ambassador ya. Kerja-kerjanya seperti apa, nah itu tadi sudah dijelaskan bahwa memang kerjanya adalah profesional, hubungan kerja, dan pekerjaannya juga proporsional," kata Ayubi kepada wartawan di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (2/4).
Ayubi menjelaskan bahwa kerja sama Dude dengan PT DSI diikat melalui kontrak resmi. Kontrak itu diperbarui setiap tahun.
"Mas Dude itu sebagai brand ambassador untuk PT DSI dan itu jelas ada kontraknya. Kontraknya per tahun dan diperpanjang. Di luar itu tidak ada keterlibatan lain," jelasnya.
Dia menambahkan bahwa kliennya tidak mengetahui aktivitas internal perusahaan. Karena itu, kata dia, pertanyaan penyidik yang menyentuh aspek manajemen internal dijawab kliennya dengan penegasan bahwa mereka pihak eksternal perusahaan.
"Karena kita bukan internal dari PT DSI, kita pyre pihak eksternal yang jasanya disewa oleh PT DSI dan ada kesepakatan-kesepakatan yang sudah dituangkan dalam kontrak dan sudah ada pelaksanaan terhadap kontrak itu sendiri," ungkapnya.
Selaras, Dude juga memastikan tidak memiliki kaitan dengan internal manajemen PT DSI. Dia menegaskan hubungannya dengan PT DSI sebatas pekerjaan.
"Jadi profesional memang hanya sebagai brand ambassador. Hanya seputar itu aja tadi sebenarnya," kata Dude.
(ond/wnv)
















































