Dahnil Kutuk Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS: Tangkap Pelaku

4 hours ago 3

Jakarta -

Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengutuk penyiraman air keras ke aktivis KontraS Andrie Yunus. Dahnil meminta pelaku dan dalang kasus ini segera ditangkap.

"Saya mengutuk keras siapa pun pelaku penyerangan air keras terhadap aktivis KontraS. Tidak ada ruang untuk pelaku-pelaku teror seperti itu," kata Dahnil kepada wartawan, Sabtu (14/3/2026).

Daniel mendorong polisi segera mengungkap kasus ini. Dia ingin pelaku dan otak teror ini segera diungkap.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya akan ikut mendesak agar pihak kepolisian segera menangkap dan mengungkap siapa di balik teror tersebut," tegasnya.

Politikus Gerindra itu menilai pelaku berusaha memprovokasi supaya muncul persepsi situasi tidak kondusif di dalam negeri.

"Karena dipastikan aktor pelaku pastilah berusaha memprovokasi munculnya situasi negeri yang tidak kondusif, saling curiga dan saling menuduh satu dengan lainnya di tengah situasi global yang tak menentu," pungkasnya.

Sebelumnya, Koordinator Badan Pekerja KontraS, Dimas Bagus Arya, menjelaskan dugaan penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus terjadi pada pukul 23.00 WIB, Kamis (12/3). Dia mengatakan Andrie awalnya melakukan podcast di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBHI) bertajuk 'Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia'.

Andrie Yunus telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Dari hasil pemeriksaan, Andrie mengalami luka bakar sebanyak 24 persen.

"Atas informasi yang kami himpun tersebut, kami menilai bahwa tindakan penyiraman air keras ini merupakan upaya untuk membungkam suara-suara kritis masyarakat khususnya pembela HAM, yang apabila merujuk pada Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM, Pasal 66 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, dan Peraturan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2015 tentang Prosedur Perlindungan Terhadap Pembela HAM," jelas Dimas.

Kapolri Beri Atensi Khusus

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan atensi khusus terhadap penanganan kasus dugaan penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus. Polri menjamin akan mengusut kasus itu hingga tuntas.

"Bapak Kapolri selaku pimpinan Polri telah memberikan atensi khusus terhadap penanganan dan pengungkapan kasus ini," kata Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (13/3).

Simak juga Video: Novel Baswedan: Siraman Air Keras ke Aktivis KontraS untuk Membunuh

(lir/imk)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |