Brimob Polda Metro Ikut Evakuasi Longsor Sampah Bantargebang, Temukan Motor

2 hours ago 2

Bekasi -

Pencarian korban longsor sampah di TPST Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, hari ini dilanjutkan. Brimob Polda Metro Jaya ikut turun melakukan pencarian di lokasi.

Proses pencarian dilakukan sejak Senin (9/3/2026) pagi tadi. Pencarian dilakukan di area tempat truk sampah dan warung tertimbun gunungan sampah.

Satuan Brimob Polda Metro Jaya menurunkan Tim SAR dari Batalyon D Pelopor yang dipimpin langsung oleh Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Personel Brimob turut melakukan penyisiran di area longsoran serta membantu membuka timbunan material sampah yang menutup sebagian akses di kawasan TPST Bantargebang.

Hingga Senin sekitar pukul 10.30 WIB, tim gabungan masih terus mencari korban yang diduga masih tertimbun material longsoran. Selain pencarian korban, petugas juga telah mengevakuasi sejumlah kendaraan truk sampah yang sebelumnya tertimbun di lokasi kejadian.

Pada proses penyisiran lanjutan sekitar pukul 11.30 WIB, petugas juga menemukan sebuah sepeda motor di area longsoran yang saat ini diamankan oleh Polsek setempat untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Kombes Henik menegaskan bahwa personel Brimob akan terus membantu proses pencarian korban bersama tim gabungan hingga seluruh korban berhasil ditemukan serta situasi di lokasi dipastikan aman. Hingga saat ini proses pencarian masih berlangsung dengan dukungan alat berat dan pengamanan di sekitar area longsoran guna mengantisipasi potensi longsor susulan dari timbunan sampah yang masih cukup tinggi.

Brimob Polda Metro Jaya ikut melakukan pencarian korban longsor sampah di TPST Bantargebang, Bekasi, Senin (9/3/2026).Brimob Polda Metro Jaya ikut melakukan pencarian korban longsor sampah di TPST Bantargebang, Bekasi, Senin (9/3/2026). (Foto: dok. Istimewa)

4 Korban Tewas

Polisi menyebutkan jumlah korban tewas longsor sampah di TPST Bantargebang sebanyak 4 orang. Para korban merupakan dua orang sopir truk, satu pemulung, dan satu orang lainnya pedagang kopi.

"Korban meninggal dunia masing-masing berinisial S (60) seorang pedagang kopi di lokasi, EW (26) pemulung, DS (22) sopir truk asal Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, dan IS (40) yang juga bekerja sebagai sopir truk," kata Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Kusumo, dalam keterangannya, Senin (9/3/3036).

Sementara itu, polisi memperkirakan ada 10 korban yang tertimbun longsor dan saat ini masih dilakukan pencarian. Polisi menurunkan Unit K9 untuk membantu pencarian korban.

"Berdasarkan data sementara, jumlah korban diperkirakan mencapai sekitar 10 orang, terdiri dari lima sopir truk sampah dan lima warga sekitar yang beraktivitas sebagai pemulung," jelasnya.

(mea/dhn)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |