'Bos gendut' Ditangkap di Kampung Bahari, Sahroni: Tangkap Bandar Besar Lain

1 week ago 6
Jakarta -

Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan operasi penggerebekan di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, hingga salah satu bandar narkoba bernama MR atau Bos Gendut tertangkap. Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni meminta BNN terus mengejar bandar besar lainnya.

"Maksimalkan untuk menangkap semua bandar besarnya, jangan lengah tetep operasi untuk pemberantasan narkotika, ini merusak generasi bangsa ke depan," kata Sahroni saat dihubungi, Senin (17/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan masih banyak bandar narkoba yang ada di Indonesia, khususnya di Jakarta Utara. Dia meminta agar BNN dan penegak hukum lainya tidak lengah.

"Masih banyak bandar-badar yang beredar di Indonesia, terutama Jakarta Utara, pesan saya jangan lengah dan tetap operasi pemberantasan narkotika dengan sigap," ucap dia.

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad SahroniFoto: Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni (Maulana Ilhami Fawdi /detikcom)

Dia juga mengapresiasi upaya BNN menangkap Bos Gendut. Dia mendorong agar BNN lebih sering melakukan pemberantasan narkoba.

"Apresiasi besar buat BNN yang sering-sering melakukan penindakan pemberatasan peredaran narkotika di Indonesia, terutama di Jakarta Utara, ini bentuk komitmen negara untuk meminimalisir peredaran narkotika yang bisa merusak generasi bangsa. BNN jangan setop sampai di sini teruskan penindakan seperti ini," tutur dia.

Ia juga mengatakan Jakarta Utara termasuk mendapat catat merah peredara narkoba. "Ini harus jadi perhatian khusus bagi aparat penegakan hukum, sesering mungkin lakukan operasi pencegahan, juga penindakan, di semua catatan warna merah," tutur dia.

Bos Gendut Ditangkap

Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan operasi penggerebekan di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Satu bandar besar telah ditangkap hingga bandar-bandar narkoba lain di wilayah tersebut kini dalam bidikan petugas.

Operasi itu dilakukan pada Kamis (13/8). Petugas awalnya menangkap pria berinisial MR atau Bos Gendut, yang merupakan salah satu bandar narkoba di Kampung Bahari.

"Awalnya kita tangkap bosnya ini di sekitar Kampung Bahari, kemudian kita bawa ke dalam untuk pengembangan," kata Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, Brigjen Roy Hardy Siahaan.

Petugas kemudian membawa MR ke Kampung Bahari untuk melakukan pengembangan dan menunjukkan tempat dia dan jaringannya menyimpan narkoba. Saat petugas masuk, para loyalis MR menyerang petugas.

Sejumlah orang melempari petugas dengan mercon. Namun upaya perlawanan itu berakhir sia-sia karena petugas berhasil memukul mundur massa dan menangkap sejumlah loyalis dari MR.

(maa/knv)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |