Jakarta -
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPA) bersinergi membuat program terkait keterlibatan perempuan dalam pembangunan. Program lintas kementerian dan lembaga ini bertujuan agar perempuan bisa menjadi bagian dalam pembangunan.
Kerja sama ini disampaikan dalam acara yang tema 'Pemberdayaan Masyarakat, Peningkatan Kemandirian, dan Resiliensi Nasional dalam Memperkuat Kepemimpinan Perempuan yang Strategis dan Inklusif' di Balai Kota Jakarta, Rabu (8/4/2026). Wamen PPPA Veronica Tan menjelaskan perihal program ini.
"Jadi hari ini Bappenas bekerja sama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan (PPPA), BNPB juga, dan di sini ada Ekonomi Kreatif, ada BKKBN, juga dari PU juga. Bagaimana mensinergikan program-program itu berdampak kepada kepemimpinan perempuan, dan bagaimana strategis nasional untuk memastikan keterlibatan perempuan terutama bisa menjadi bagian di dalam pembangunan," ujar Veronica di lokasi, Rabu (8/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengatakan acara ini juga sebagai bentuk kolaborasi Kabinet Merah Putih. Acara ini, katanya, melibatkan sejumlah pihak.
"Tapi targetnya adalah bagaimana kita memonitor supaya program-program dari PHTC yang ada, dari Sekolah Rakyat, dari makanan bergizi, dari ketahanan pangan, dan melihat situasi global, dan bagaimana partisipasi perempuan terlibat sebagai subjek," tambahnya.
Sementara itu, Sekda Pemprov DKI Jakarta Uus Kuswanto mengaku merasa terhormat acara digelar di Balai Kota Jakarta. Hal ini menjadi semangat dan cermin nyata dari dedikasi perempuan di akar rumput.
"Yang selama ini tak henti memberikan kontribusi terbaiknya demi ketangguhan keluarga dan komunitas. Dengan demikian, tentunya perempuan memiliki peran yang sangat strategis, tidak hanya sebagai penerima manfaat, akan tetapi juga sebagai aktor utama dalam membangun ketangguhan sosial dan ekonomi masyarakat," ucapnya.
Dalam acara ini turut dihadiri Deputi Bidang Sistem dan Strategi Badan Nasional Penanggulangan Bencana Raditya Jati, Sekda Pemprov DKI Uus, Wakil Duta Besar Autralia untuk Indonesia Madam Gita Kamath.
Wakil Menteri PPA Veronica Tan, Wakil Menteri Ekraf Irene Umar, Wakil Menteri Kemendukbangga Ratu Ayu Isyana, Wakil Menteri PPN/ Wakil Kepala Bappenas Febrian Alphyanto Ruddyard.
(zap/dhn)

















































