Tangerang -
Permukiman penduduk di kawasan Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, tergenang banjir dengan ketinggian air mencapai 5 meter. Brimob Polda Metro Jaya turun ke lokasi untuk membantu evakuasi.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan wilayah RW 11 Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, terdampak banjir paling parah.
"Personel turun ke lokasi untuk membantu evakuasi warga, sekaligus memberikan bantuan logistik berupa makanan dan minuman kepada warga yang terdampak banjir," kata Kombes Henik dalam keterangannya, Senin (9/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kombes Henik mengatakan kehadiran personel di lokasi merupakan wujud nyata Polri hadir di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan. Kehadiran personel Brimob di lapangan juga bertujuan memastikan proses penanganan pascabanjir berjalan aman sekaligus membantu masyarakat yang masih menghadapi dampak genangan air di lingkungan permukiman.
Selain di wilayah Periuk, Brimob Polda Metro Jaya melalui Tim SAR Batalion C Pelopor melakukan operasi kemanusiaan di dua perumahan penduduk yang terdampak banjir, yakni di Perumahan Duren Villa Ciledug dan Ciledug Indah.
Kombes Henik menegaskan bahwa jajaran Brimob akan terus hadir membantu masyarakat dalam situasi darurat ataupun bencana. Keterlibatan personel di lapangan merupakan bagian dari komitmen Polri untuk memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat, khususnya dalam membantu proses evakuasi, pengamanan wilayah, serta memastikan situasi tetap aman dan kondusif pascabanjir.
Hingga siang hari, kegiatan evakuasi dan pendistribusian bantuan di wilayah Periuk masih terus berlangsung dengan kondisi yang terkendali. Personel Brimob tetap melakukan pemantauan guna memastikan keselamatan warga serta mengantisipasi potensi dampak lanjutan dari banjir yang sebelumnya melanda kawasan tersebut.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan personel dari Satuan Brimob Polda Metro Jaya diterjunkan ke lokasi-lokasi terdampak paling parah untuk melaksanakan evakuasi warga, khususnya kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan warga yang sedang sakit. Tim di lapangan dilengkapi dengan perahu karet, peralatan SAR, serta dukungan logistik darurat.
"Prioritas utama kami adalah keselamatan jiwa. Petugas Brimob bersama jajaran Polres Metro Tangerang Kota dan instansi terkait (BPBD/TNI) terus bersiaga di lokasi untuk memastikan proses evakuasi berjalan lancar dan aman. Kami juga mendirikan posko kesehatan dan dapur umum di titik-titik pengungsian," kata Budi Hermanto.
(mea/jbr)

















































