Jakarta -
Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 mengamankan Pulan Wonda alias Kamenak, anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kodap XII Lanny Jaya, di Kampung Peruleme, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya. Pulan terlibat dalam penembakan terhadap rombongan Kapolda Papua saat itu, Tito Karnavian, pada 2012 di Distrik Pirime, Kabupaten Lanny Jaya.
Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026 Kombes Yusuf Sutejo mengungkapkan Pulan merupakan anggota aktif kelompok bersenjata KKB Kodap XII Lanny Jaya, yang diketahui memiliki mobilitas tinggi dan terlibat dalam berbagai aksi penyerangan terhadap aparat keamanan maupun masyarakat sipil di wilayah Puncak Jaya dan Lanny Jaya. Dia masuk daftar pencarian orang (DPO) kemudian ditangkap Kamis (2/4/2026).
"Di mana penangkapan dilakukan pada Kamis, 2 April 2026, sekitar pukul 12.27 WIT, tim melaksanakan pemantauan di wilayah Kota Mulia, Kabupaten Puncak, dan mendeteksi keberadaan pelaku di sebuah bengkel motor. Tim kemudian melakukan penyekatan. Saat pelaku melintas menggunakan sepeda motor, yang bersangkutan menabrak kendaraan petugas dan berupaya melarikan diri. Aparat telah memberikan tembakan peringatan sebanyak dua kali, namun tidak diindahkan, sehingga dilakukan tindakan tegas terukur yang melumpuhkan pelaku pada bagian kaki kanan," kata Yusuf dalam keterangannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pulan terancam hukuman mati. Dia dijerat dengan Pasal 459 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan Pasal 479 ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan Pasal 308 ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Tindak Pidana Pembakaran serta tindak Pidana Pembunuhan, Pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan matinya orang.
Sampai saat ini polisi masih melakukan pendalaman lebih lanjut terkait kemungkinan keterlibatan pihak lain serta jaringan kelompok pelaku. Pulan Wonda diketahui merupakan bagian dari kelompok KKB dan tinggal di wilayah Mulia. Keberadaannya telah diketahui oleh masyarakat setempat.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Faizal Ramadhani, menyampaikan komitmen Polri dalam melakukan perlindungan kepada masyarakat dan penegakan hukum. Terutama terhadap ancaman kekerasan bersenjata.
"Penegakan hukum ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dari ancaman kekerasan bersenjata. Kami memastikan setiap tindakan dilakukan secara profesional, terukur, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," ucapnya.
"Kami juga terus mengedepankan pendekatan preventif dan humanis, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak terlibat dalam jaringan kekerasan. Keamanan yang kondusif hanya dapat terwujud melalui kerja sama semua pihak," lanjutnya.
Sementara, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Adarma Sinaga menambahkan, pihaknya tetap mengedepankan pendekatan humanis. Tindakan tegas dilakukan secara terukur, dan penanganan medis terhadap pelaku tetap menjadi prioritas.
Saat ini, Pulan Wonda tengah menjalani perawatan medis dan akan menjalani proses hukum lebih lanjut. Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas keamanan serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menciptakan Papua yang aman dan damai.
Adapun Barang Bukti yang diamankan sebagai berikut:
• 1 unit sepeda motor Jupiter MX 135 cc warna hitam
• 3 unit handphone (OPPO A15, VIVO Y22, OPPO A60)
• 2 buah charger
• STNK dan kunci motor
• Tas hitam, topi loreng, dompet, noken
• 3 lembar uang palsu
• Barang pribadi lainnya
Sejumlah rekam jejak kejahatan Pulan Wonda alias Kamenak yang di duga kuat terlibat aksi kekerasan di antaranya :
1. Tahun 2010 - Kampung Wandenggobak, Distrik Mulia (warga sipil)
Korban: Lince Telenggen (luka), Yainal (MD), Ahmad Solehan (MD), Yokilekwo (luka)
2. Tahun 2010 - Kampung Lumbuk Tingginambut (aparat Polri)
Korban: Bripka Kamarul Huda (luka), Brigadir Adam Anoh (luka), Brigadir Hairudin Hamid (luka)
3. Tahun 2010 - Kampung Sanoba (aparat Polda Papua)
Korban: Bripda (Anm) Ahmad Mualam (MD), Bripda Yadi Prayitno (luka), Brigadir Dwi Haryono (luka)
4. 5 Januari 2012 - Kampung Wuyukwi, Distrik Mulia
Kontak senjata antara kelompok bersenjata dan aparat
5. 28 Januari 2012 - Kampung Wandenggobak
Korban: Briptu (Anm) Sukarno (MD)
6. 27 November 2012 - Mapolsek Pirime, Kab. Lanny Jaya
Korban: Ipda (Anm) Rolfi Takubessy (Kapolsek) (MD), Brigpol (Anm) Jefry Rumkorem (MD), Briptu (Anm) Daniel Makuker (MD)
Keterangan: Perampasan senjata api dan pembakaran kantor
7. 28 November 2012 - Desa Nambume, Distrik Pirime, Kab. Lanny Jaya
Target: Rombongan Kapolda Papua saat itu, Jenderal Tito Karnavian
8. 3 Desember 2012 - Tiom, Kab. Lanny Jaya (warga sipil)
Korban: Ferdy Turuallo (MD)
9. Tahun 2014 - Distrik Pirime (aparat TNI/Polri)
Korban: Anggota TNI (luka), Brigpol Rusdi (luka tembak pinggang)
Lihat juga Video: Kapolri Perintahkan Kejar KKB Penembak Pesawat Smart Air
(dek/dhn)

















































