Anak Buruh Pemetik Teh Berharap Kaki Palsu demi Lanjutkan Sekolah

20 hours ago 4

Jakarta -

Osi Aulia, remaja 14 tahun, tak mengira akan mengalami disabilitas fisik. Hari-harinya berubah setelah jatuh karena takut digigit anjing tidak jauh dari rumahnya.

Osi terdiagnosis mengalami tumor tulang hingga kaki kanannya diamputasi. Osi menjalani perawatan seadanya di rumah sebelum diamputasi.

"Awalnya jatuh, terus nggak bisa bangun. Ini udah setahun," kata Osi menjelaskan periode mulai jatuh kepada tim berbuatbaik.id.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Osi pasien kaki palsu di kabupaten bandung, jawa baratOsi, pasien kaki palsu di Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Foto: berbuatbaik.id)

Sepanjang periode tersebut, Osi tidak bisa melanjutkan sekolahnya di kelas 8. Setelah proses medisnya selesai, Osi ingin kembali ke bangku sekolah. Apalagi teman-temannya kini sudah di kelas 9, sedangkan Osi masih harus melanjutkan pendidikan yang tertinggal.

Kendati begitu, bukan hal mudah melanjutkan pendidikan bagi Osi. Berasal dari keluarga prasejahtera dengan ayah tidak bekerja karena sakit dan ibu buruh pemetik teh, Osi kesulitan mengakses kaki palsu. Peralatan medis ini diperlukan untuk membantunya beraktivitas.

Osi rutin membantu ibunya menjual gorengan untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga. Biasanya Osi menjual gorengan sesuai jadwal masuk dan libur sekolah yang tidak jauh dari rumahnya di Desa Tenjolaya, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Dengan sebuah kaki palsu, Osi berharap bisa kembali sekolah dan meningkatkan derajat hidup keluarga. Sehingga ibunda Osi, Popon, tak perlu bangun dini hari berangkat menuju kebun dan membawa puluhan kilogram daun teh demi penghasilan tak seberapa.

Perbaikan Kehidupan

Menurut relawan berbuatbaik.id, Heri, pendidikan untuk Osi harus dilanjutkan. Pendidikan adalah kunci memperbaiki kehidupan di keluarga tersebut agar tak lagi terjebak dalam status prasejahtera. Sekolah formal harus selesai hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) atau yang setingkat.

Sahabat Baik, jangan biarkan Osi kehilangan semangat peluang kembali sekolah hanya karena tidak punya kaki palsu. Salurkan kepedulianmu lewat berbuatbaik.id yang 100% untuk penerima donasi tanpa potongan. Nantikan kabar terbaru dari Osi dan penerima manfaat lain di situs dan media sosial berbuatbaik.id.

(idn/imk)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |